Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Praktik Baik
,
Selamat datang di website KOTAKU.
Pekalongan, 12 Juli 2017
Kemenko PMK Dokumentasikan "Legenda" Kampung Tahu Babalan Lor


Oleh:
Tim Sosialisasi
Kabupaten Pekalongan
OSP 5 Provinsi Jawa Tengah
Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, bersama Koordinator BKM “Margo Mulyo” Desa Babalan Lor, Bojong dan Tim Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Kabupaten Pekalongan mengikuti syuting film dokumenter tentang Kampung Tahu, Desa Babalan Lor, Bojong, Kabupaten Pekalongan, pada Kamis, 6 Juli 2017. Desa ini adalah salah satu lokasi dampingan Program KOTAKU di Kabupaten Pekalongan dan merupakan lokasi PLPBK tahun 2013.

Film dokumenter yang menunjukkan hasil prakarsa masyarakat terkait Kampung Tahu Desa Babalan Lor membangun kolaborasi dengan berbagai pihak itu akan dipersembahkan untuk Kementerian Koordinator (Kemenko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). Kampung Tahu ini menjadi contoh baik penataan permukiman secara tuntas, meliputi infrastruktur, sosial dan ekonomi. Hasil penataan Kampung Tahu yang ramah lingkungan di Desa Babalan Lor, Kecamatan Bojong itu merupakan keberhasilan kemitraan dan kolaborasi berbagai pihak baik masyarakat, pemerintah, dan kelompok peduli. Salah satunya pendampingan intensif dari PKK Kabupaten Pekalongan.

Istri Bupati Hj Munafah Asip Kholbihi, yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan mendampingi suaminya dengan sabar, mengikuti prosesi syuting di lokasi Kampung Tahu, sejak pagi hingga sore. Ia mengatakan, Kampung Tahu Babalan Lor merupakan prakarsa masyarakat dalam penataan lingkungan permukiman dengan menggerakkan potensi setra pengrajin tahu sebagai pendongkrak ekonomi masyarakat. Munafah juga menyampaikan, tujuan penataan lingkungan permukiman di Desa Babalan Lor adalah membangun kesadaran masyarakat akan lingkungan permukiman yang bersih dan sehat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui olah tahu dan limbah tahu yang ramah lingkungan.

Menurutnya, penataan Kampung tahu yang ramah lingkungan sejalan dengan program yang ada di PKK Kabupaten Pekalongan dalam mewujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) serta peningkatan kesejahteraan keluarga. Sehingga, akhirnya Desa Babalan Lor, dengan konsep Kampung tahu yang ramah lingkungan, menjadi dampingan PKK Kabupaten Pekalongan.

Hasil-hasil dari kampung tahu adalah berbagai makanan yang menggunakan bahan dasar tahu, seperti bakso tahu, tahu bulat, tahu campur, dan lain-lain. Sementara untuk limbah tahu digunakan, antara lain, untuk biogas serta berbagai jenis makanan olahan limbah tahu: wedang tahu, puding tahu, kroket tahu, susu kedelai tahu, kerupuk tahu, dan sebagainya.

Dokumenter film Kampung Tahu Desa Babalan Lor akan disampaikan kepada Kemenko PMK, sekaligus sebagai upaya memperkokoh upaya kolaborasi dengan berbagai pihak di Kabupaten Pekalongan. “Jadi ini merupakan ketertarikan Kemenko PMK terhadap penataan permukiman di Desa Babalan Lor dengan konsep Kampung Tahu yang ramah lingkungan,” ujar Bupati Pekalongan. Ia juga memberikan dukungan penuh dengan menganggarkan Rp50 juta di Anggaran Perubahan tahun ini untuk menambah anggaran bantuan penataan permukiman Kampung Tahu Desa Babalan Lor.

Penataan permukiman dengan pemberdayaan lingkungan, ekonomi dan sosial ini akan dipresentasikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan kepada Kementerian PMK pada Senin, 11 Juli 2017. [Jateng]

Dokumentasi lainnya:

Editor: Nina Razad

(dibaca 567)
KOMENTAR ANDA:
Kembali ke atas | Kirim komentar | Print
Jl. Penjernihan I No 19 F1,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 2088, akses halaman: 2248,
pengunjung online: 157, waktu akses: 0,016 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank