Cerita

Beranda Warta Cerita
img
Comments (0) View (1902)
Boleh percaya boleh tidak, ada kejadian mistis mati lampu, saat dilakukan sosialisasi desa, gara-gara, ada peserta yang hadir memakai baju hijau. Setelah peserta berganti baju dengan warna lain, lampu tiba-tiba menyala dengan sendirinya. Kok bisa?
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1078)
Sri Rahayu mengaku sangat tersentuh dengan P2KP di desanya, bahkan ibu ini sampai menangis, demi mendengar orientasi program ini. “Saya trenyuh sampai menangis, karena P2KP. Saya sangat tertarik dan ingin mendaftar sebagai Relawan untuk menegakkan demokrasi di tanah air,” tekadnya.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1091)
Semua Senior Faskel di KMW 14, kini telah mempunyai alamat e-mail. Itu terjadi setelah mereka semua berkunjung ke Hawai, pada hari Jum’at, 11 Maret 2005, dengan dipandu oleh Pak Revanisa dari KMP. Lho, memangnya, Fasilitator pada piknik ke Hawai?
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1511)
Dalam semangat dan penjiwaan ‘ruh P2KP’, LeA dan Irama Bambu ‘The Prink Tone Kangen Desa’, menciptakan lagu E..E..E..P2KP. Sebuah karya anak Desa Jetis Wetan yang terinspirasi semangat untuk memerangi kemiskinan, dalam paduan nada potongan bilah bambu. Dominasi rancah musik yang menyentuh dan ‘original’.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1172)
Perjalanan pulang membuat jantung terpacu lebih. Setelah diterpa gelombang setinggi 3 meter, mesin macet, baling-baling tersangkut dan perahu terombang-ambing selama 20 menit. Praktis, selama 3 jam, antara Raas, Sapudi dan Gilian, perahu dimainkan gelombang setinggi 4 meter dengan kemiringan 50°, membuat perjalanan ini tak terlupakan.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1131)
Kemiskinan di Pulau Raas bukan karena malas, namun lebih pada kurangnya akses informasi dan transformasi. Orang Raas tidak kenal putus asa dalam mencari penghidupan, ombak besar sekalipun siap diarungi. Orang Raas berprinsip, 'lebih baik mati daripada hidup kelaparan'. P2KP seperti menjadi secercah harapan bagi warga pulau ini tentang bagaimana masyarakat Raas harus bersikap.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (2808)
Pulau Raas dikenal sebagai Pulau Putri. Penamaan ini dikarenakan banyaknya janda-janda yang ditinggal pergi suaminya saat berlaut akibat keganasan ombak sekitarnya. Namun, untuk menujunya, tantangan gelombang laut setinggi 2,5 meter serta adanya 2 titik rawan Dungkek dan Giliyan, telah menanti.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1419)
Strategi sosialisasi cantik dikemas oleh Tim Faskel Bulukumpa melalui pembuatan film dokumenter tentang kemiskinan sekitar dan menyiarkannya menggunakan bekas stasiun relay TVRI. Strategi ini dirasa cukup berhasil membuat P2KP semakin banyak dibicarakan warga. Namun, ada beberapa ibu yang kerap menangis kala menonton tayangan P2KP ini, ada apa?
Selengkapnya
img
Comments (0) View (3822)
Perubahan apa yang bisa dilihat kurun Lebang awal hingga dinamika sosial paska BKM terbentuk? Bagian akhir cerita ini mengulas tentang peran Kaum Ata yang mulai bersuara, kontrol dan kepekaan sosial warga serta nuansa konsolidasi antar kelompok yang berkonflik. 'Lesson Learned' perubahan sosial?
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1253)
Originalitas masyarakat Lebang berasimilasi dengan gerak proses P2KP. Banyak dinamika terpetik dari cerita lapang ini. Ungkapan-ungkapan khas warga beradu dengan testimoni Fasilitator, membuat ramuan bagian kedua cerita Lebang, khas siklus namun menggelitik.
Selengkapnya

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.