Beranda Warta Cerita
img
Comments (0) View (2155)
Di Pulau Moyo dengan aset kekayaan alamnya yang masih lestari, pernah menginap puteri legendaris kelas dunia, Lady Diana, semasa hidupnya. Adakah sesuatu yang lain sehingga wisatawan kelas atas seperti Lady Di, berkunjung ke sana ?
Selengkapnya
img
Comments (0) View (2267)
Masyarakat Tamong bermukim diatas bukit dan sangat terisolir dari dunia luar dengan jarak tempuh 6 jam berjalan kaki menempuh medan mendaki. Rata-rata tidak mengenyam pendidikan bahkan kurang paham bahasa Indonesia. Relawan lokalpun sangat minim. Bagaimana P2KP bisa berjalan di wilayah ini?
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1108)
Mengapa mereka memilih? Mestinya karena dengan kesadaran yang telah dibangun pada proses kajian-kajian PS. Siapa yang dipilih? Juga harus berdasarkan kesadaran yang dibangun pada siklus PS. Karena itu, keberhasilan pembentukan BKM, tergantung pada keberhasilan proses kajian pada PS. Semoga!!!
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1465)
Kang Kardi seperti menjadi 'ikon' baru Web ini untuk tulisan lapang yang reflektif. Yang menarik, tulisannya seperti bernyawa serta membawa kita seakan mengalami dan merasakan sendiri kejadian itu. Kali ini, memaparkan keluh lapang Faskel di Kolaka dan Kabaena yang begitu menyentuh dengan tutur khas Kang Kardi.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (3983)
Kerap tidak menyangka, Pulau Raas menjadi salah satu lokasi sasaran P2KP. Geografis remote menyebabkan tingkat kesulitan yang tinggi dalam kegiatan lapangnya. Belum lagi, listrik dan sarana komunikasi yang tidak ada, menjadikan Raas memiliki tantangan sedemikian menarik.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1139)
Wajar bila semua pikiran masyarakat telah terhantui oleh dahsyatnya Tsunami yang telah memporak-porandakan Aceh dan Sumut, sehingga ketika bumi Palu bergoyang akibat gempa, semua warga langsung cemas dan berhamburan keluar rumah. Dalam kondisi panik gempa, ada saja yang lucu dan menggelitik yang ketika gempa usai, apa yang dialami, dilihat dan dirasakan, menjadi suatu cerita yang menarik.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1129)
Idealnya, pemilihan utusan untuk pembentukan BKM dilakukan melalui rembug di tingkat RT atau RW. Namun, bagaimana ketika kesibukan warga tidak bisa mengagendakan rembug dalam kerangka waktu yang singkat dengan media sosialisasi yang kurang. Bisa jadi model pemilihan utusan 'dari pintu ke pintu' akan berlaku sebagaimana terjadi di Kelurahan Alalak Tengah ini.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1159)
Dengan pendampingan Ibu Euis, masyarakat diajak selalu bermusyawarah, serba terbuka serta berpijak pada kebutuhan riilnya, yang nampaknya merupakan kunci keberhasilan program ini serta membawa Ibu Euis mengunjungi negeri seberang.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1684)
Pembangunan yang berbasis partisipasi masyarakat seperti P2KP dan P2MD, memang telah menjadi penekanan di Sleman. Maka, tak heran bila keberadaannya menjadi demikian unggul dan berhasil di wilayah ini, yang kesemuanya tak lepas dari peran dan dukungan Sang Bupati, Ibnu Subiyanto.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1250)
Justru dengan berpatokan pada sederet nilai-nilai baik, tak selamanya begitu mudah didapat. Seorang warga RT 2 di Kelurahan Kamonji mengatakan ternyata untuk mencari orang-orang yang dipandang baik itu agak sulit. Di Kelurahan Kamonji dan Baiya, umumnya warga tidak langsung memilih, namun berdiskusi dulu tentang siapa-siapa orang yang dipandang baik dan bisa mewakili kepentingan orang miskin. Beberapa warga lainnya menatap sebuah poster BKM yang berbunyi: saatnya ditampilkan orang-orang yang adil, peduli, ikhlas dan jujur dalam wadah Badan Keswadayaan Masyarakat.
Selengkapnya

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.