Beranda Warta Cerita
img
Comments (0) View (957)
Geografis sulit dan terpencil, membuat banyak aktifitas memajukan desa kerap terkendala. Warga sangat berharap, desanya tidak lagi dianaktirikan, dalam segala aspek pembangunan. Harapan warga, kini mungkin ditumpukan pada P2KP.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1139)
Pombaka memiliki 3 dusun terpencil yang dipisahkan sungai, hingga, bak membentuk pulau-pulau kecil, yaitu dusun Lawatu, Sauru, Wellang Pellang dan dusun Pombakka sendiri sebagai ibukota desa. Keberadaannya masing-masing, terisolir, sebagai cerminan masih minimnya dukungan pembangunan.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1434)
Warga desa Pombakka cukup terpencil, tertinggal dan jauh dari perhatian Pemerintah. Jika desa lain merasakan bantuan, desa ini hanya mendengar saja, tidak pernah menikmati. Bahkan, bulan April lalu kala kecamatan Malangke Barat dilanda banjir, termasuk Pombakka, desa lain telah menerima bantuan sembako, namun untuk Pombakka, hanya lewat!
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1324)
Perjuangan Fasilitator mendampingi warganya, kerap dihiasi dengan kisah unik dan lucu, sebagaimana yang dialami Tim 3 KMW 14. Bak pepatah, ‘anjing menggonggong, Faskel berlari, helm kecemplung kali’. Apa yang terjadi?
Selengkapnya
img
Comments (0) View (4205)
Hampir setiap malam, mungkin karena halusinasi atau terbawa suasana yang sepi di sekitar posko KMW, sebagian Anggota Tim merasakan adanya ‘kedatangan’ tamu tak diundang, yang berasal dari dunia lain.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1120)
Sengsara benar nasib pengungsi banjir di Barut. Berbagai implikasi akibat banjir tersebut, seperti kehilangan rumah, harta benda, rawan penyakit, kekurangan sandang dan pangan hingga depresi, sangat ‘melukai’ segenap warga disana. Belum lagi, bantuan dari Pemda yang, lagi-lagi terlambat datang. Duh, nasibmu!
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1487)
Seorang Faskel akan rentan dengan resiko kecelakaan kerja di lapangan, sebagaimana dialami Hatta. Titian kisah ini, mengungkap tentang bagaimana resiko jiwa seorang Faskel terlebih atas perlindungan asuransi, dibalut dengan komitmen pemberdayaan Sang Fasilitator. Lalu, bagaimana pihak lain bisa memetik hikmah?
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1187)
Ketika supervisi di Desa Jelimpo, RM Nasiri dan TL KMW 1, terkena pengadilan adat dengan delik ‘sinung raya atau uang 4 angkat sinung’ atau rasa kaget yang membahayakan. Akibatnya, mereka didenda sebesar Rp. 307.500,- berupa bahan baku dan peralatan makanan. Pro kontra pengadilan adat paska reformasi?
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1165)
Kecelakaan mobil terbakar di kaki Gunung Merapi, membuat saya berfikir tentang hakekat kerelawanan manusia seutuhnya. Sungguh, saat itu saya disuguhkan pada praktek keikhlasan masyarakat, dalam bentuk yang nyata.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1238)
Banjir di Limbong Wara, sangat terasa menghambat berbagai aktivitas warga, termasuk penerapan P2KP di wilayah ini. Setelah minimnya jumlah penduduk akibat mengungsi dan cenderung enggan kembali ke desanya, banjir juga menyisakan permasalahan perbaikan sarpras, terutama pengerukan Sungai Rongkong yang mendangkal.
Selengkapnya

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.