Beranda Warta Cerita
img
Comments (0) View (1221)
Ketika supervisi di Desa Jelimpo, RM Nasiri dan TL KMW 1, terkena pengadilan adat dengan delik ‘sinung raya atau uang 4 angkat sinung’ atau rasa kaget yang membahayakan. Akibatnya, mereka didenda sebesar Rp. 307.500,- berupa bahan baku dan peralatan makanan. Pro kontra pengadilan adat paska reformasi?
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1206)
Kecelakaan mobil terbakar di kaki Gunung Merapi, membuat saya berfikir tentang hakekat kerelawanan manusia seutuhnya. Sungguh, saat itu saya disuguhkan pada praktek keikhlasan masyarakat, dalam bentuk yang nyata.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1268)
Banjir di Limbong Wara, sangat terasa menghambat berbagai aktivitas warga, termasuk penerapan P2KP di wilayah ini. Setelah minimnya jumlah penduduk akibat mengungsi dan cenderung enggan kembali ke desanya, banjir juga menyisakan permasalahan perbaikan sarpras, terutama pengerukan Sungai Rongkong yang mendangkal.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1548)
Akibat banjir yang kerap melanda daerah ini sejak 1993, Limbong Wara menjadi ditinggalkan penduduknya, dari yang awalnya sejumlah 85 KK menjadi hanya sekitar 30 KK saja. Minimnya jumlah penduduk, menyebabkan kendala tersendiri berkaitan dengan masuknya P2KP yang kental mengusung rembug dan pelibatan banyak warga.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1168)
Siswa Dusun Lomuli dihadapkan pada masalah jauhnya akses pendidikan mereka. Kenyataannya, para siswa harus berangkat sekolah subuh-subuh, ketika sampai, hanya mendapat pelajaran 1 hingga 2 jam karena terlambat. Jarak yang harus ditempuh memang cukup jauh dan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (986)
Sejak P2KP masuk di desanya, Sunardi melihat ada sebuah bentuk perjuangan lain. Menurutnya, P2KP bukan hanya menyangkut masalah dunia saja, tapi juga masalah akhirat. “Artinya, lewat P2KP, seseorang bisa mendapat sesuatu yang lain, kita berjuang untuk dunia dan akhirat,” tegasnya.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1853)
Sunardi, seorang Relawan warga di sebuah desa transmigran, mempunyai semangat hidup dan etos kerja yang bisa menjadi contoh. Di saat para transmigran lain kini menjadi buruh di bekas tanah garapannya, ia memetik buah dari kerja keras dan kegigihannya mengelola kebun karet. Filosofinya sederhana: 'menjadi pekerja keras, tanpa banyak bicara'.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1998)
Boleh percaya boleh tidak, ada kejadian mistis mati lampu, saat dilakukan sosialisasi desa, gara-gara, ada peserta yang hadir memakai baju hijau. Setelah peserta berganti baju dengan warna lain, lampu tiba-tiba menyala dengan sendirinya. Kok bisa?
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1161)
Sri Rahayu mengaku sangat tersentuh dengan P2KP di desanya, bahkan ibu ini sampai menangis, demi mendengar orientasi program ini. “Saya trenyuh sampai menangis, karena P2KP. Saya sangat tertarik dan ingin mendaftar sebagai Relawan untuk menegakkan demokrasi di tanah air,” tekadnya.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1182)
Semua Senior Faskel di KMW 14, kini telah mempunyai alamat e-mail. Itu terjadi setelah mereka semua berkunjung ke Hawai, pada hari Jum’at, 11 Maret 2005, dengan dipandu oleh Pak Revanisa dari KMP. Lho, memangnya, Fasilitator pada piknik ke Hawai?
Selengkapnya

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.