Beranda Warta Cerita
img
Comments (0) View (1196)
Ketika banyak orang tengah berjuang menepis jurang kemiskinannya, Pak Satuki, seorang warga Desa Nyalabuh Dejeh mempunyai pandangan lain, bahwa kemiskinan bukan masalah bagi dirinya dan tidak perlu dipermasalahkan. “Bagi saya, miskin tak masalah asal tak banyak dosa, dan orang yang tak banyak dosa, nikmat hidupnya, Pak,” ungkap Pak Satuki.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1112)
Dengan menggunakan 'cidomo', Suaeb, seorang buruh kapal di Ampenan, berkeliling kota menyosialisasikan pemilihan BKM tingkat kelurahan. Toh, akhirnya warga tahu kerelawanan Suaeb yang begitu tulus dengan memilihnya sebagai anggota BKM. "Mungkin cuma tenaga dan pikiran yang bisa kita berikan. Kalau bukan kita, siapa lagi yang diharapkan untuk membantu kaum miskin,” ujarnya.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1104)
Keberpihakan terhadap gender, rupanya tidak sekadar tuntutan emosional keseimbangan peran fungsional perempuan secara kuantitatif, namun kaum hawa seperti di Desa Kates Selatan itu, telah membuktikan kualitas keswadayaan dan kejujuran mereka dalam menanggulangi kemiskinan di daerahnya.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1077)
RT 05 Kelurahan Jingah memang eks. wilayah transmigrasi sosial dengan kondisi masyarakat yang rata-rata miskin. Namun, warga sangat termotivasi untuk menanggulangi kemiskinannya melalui geliat peran para Relawannya.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (2177)
Di Pulau Moyo dengan aset kekayaan alamnya yang masih lestari, pernah menginap puteri legendaris kelas dunia, Lady Diana, semasa hidupnya. Adakah sesuatu yang lain sehingga wisatawan kelas atas seperti Lady Di, berkunjung ke sana ?
Selengkapnya
img
Comments (0) View (2314)
Masyarakat Tamong bermukim diatas bukit dan sangat terisolir dari dunia luar dengan jarak tempuh 6 jam berjalan kaki menempuh medan mendaki. Rata-rata tidak mengenyam pendidikan bahkan kurang paham bahasa Indonesia. Relawan lokalpun sangat minim. Bagaimana P2KP bisa berjalan di wilayah ini?
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1130)
Mengapa mereka memilih? Mestinya karena dengan kesadaran yang telah dibangun pada proses kajian-kajian PS. Siapa yang dipilih? Juga harus berdasarkan kesadaran yang dibangun pada siklus PS. Karena itu, keberhasilan pembentukan BKM, tergantung pada keberhasilan proses kajian pada PS. Semoga!!!
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1493)
Kang Kardi seperti menjadi 'ikon' baru Web ini untuk tulisan lapang yang reflektif. Yang menarik, tulisannya seperti bernyawa serta membawa kita seakan mengalami dan merasakan sendiri kejadian itu. Kali ini, memaparkan keluh lapang Faskel di Kolaka dan Kabaena yang begitu menyentuh dengan tutur khas Kang Kardi.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (4008)
Kerap tidak menyangka, Pulau Raas menjadi salah satu lokasi sasaran P2KP. Geografis remote menyebabkan tingkat kesulitan yang tinggi dalam kegiatan lapangnya. Belum lagi, listrik dan sarana komunikasi yang tidak ada, menjadikan Raas memiliki tantangan sedemikian menarik.
Selengkapnya
img
Comments (0) View (1166)
Wajar bila semua pikiran masyarakat telah terhantui oleh dahsyatnya Tsunami yang telah memporak-porandakan Aceh dan Sumut, sehingga ketika bumi Palu bergoyang akibat gempa, semua warga langsung cemas dan berhamburan keluar rumah. Dalam kondisi panik gempa, ada saja yang lucu dan menggelitik yang ketika gempa usai, apa yang dialami, dilihat dan dirasakan, menjadi suatu cerita yang menarik.
Selengkapnya

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.