Pengaduan On-Line

Mohon Klarifikasi ttg BTN

lelymaulida Apr 7,2010
Baru-baru ini Desa Margahurip Kec. Banjaran Bandung mendapat kucuran dana PNPM. Alangkah sedihnya kami RW 7, RW 10 dan RW 12 yang dikucilkan dan tidak berhak mendapat kucuran dana bgai ketiga RW tersebut karena BTN, padahal kami tiga RW sangat membutuhkan, di RW 7 saja ada WARMIS sekitar 25 KK dari 125 KK yang ada, RW 10 dan RW 12 kebanyakan pengontrak yang kurang kuntribusi untuk pembangunan. Solusi pada saat penyerahan dana, kami sampaikan (telah berkali-kali) bahwa mohon BTN dipertimbangkan kembali supaya mendapatkan kucuran PNPM dan kami tegaskan bahwa BTN adalah warga Indonesia dengan kondisi tidak jauh berbeda dengan NON-BTN karena warga BTN di ketiga RW ini terdiri dari pengangguran, pensiunan, warmis dan sekitar 30 -40 % pekerja tetap. Secara filosofi kenegaraan, pandangan tentang BTN Desa Margahurip tidak perlu mendapatkan PNPM, jelas bertentangan dengan Pancasila dan UUD 45. Dampaknya dari kucuran dana yang tidak fair tsb menurut kami, telah terasa kepada kami banyakbya protes warga yang mempertanyakan mengapa kami dibedakan, gorong-gorong sudah diajukan dari RW 07, gara-gara BTN, kucuran tsb. dibatalkan. Warga bertanya, "Apakah kami warga Indonesia, bukan?", serta perpecahan antara RW di desa kami.

Tanggapan 1

Posted by |Apr 13, 2010|
  1. Kepada Yth, Rekan Dadang Iskandar di Tempat Terima kasih telah menggunakan pengaduan online. Perlu diketahui, untuk meningkatan efektivitas penanggulangan kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja, pemerintah meluncurkan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) , dan penerima manfaat langsung dari dana BLM yang disediakan melalui PNPM-Mandiri Perkotaan adalah keluarga miskin yang diidentifikasi masyarakat sendiri dan disepakati serta ditetapkan bersama oleh masyarakat Kelurahan, melalui proses musyawarah warga. Namun demukian pengaduan anda telah kami teruskan ke KMW Prov. Jawa Barat untuk meminta klarifikasi yang berkaitan dengan pengaduan anda. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Salam, PPN-PNPM Mandiri Perkotaan

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.