Pengaduan On-Line

SNVT Sumut Mohon Diganti !

san Apr 18,2010
Kepada Yth Tim Pencari Fakta di Tempat Ass. Wr. Wb *Kepada Tim PPM Pusat kami ingatkan saudara jangan langsung memVonis atau menutup Bahan Diskusikan kami dalam forum ini, Kami ingat kan anda di gaji dari uang rakyat, jadi rakyat harus memberi koreksi..... yang mana benar, yang mana yang salah. * Bapak Ir. Nazarudin Nasution yang Membuat SARA ( Karena Marga Nasution, LUbis yang berperan banyak dalam PNPM) * Kami konfirmasi kembali bahwa kami Tidak temasuk Lingkaran PNPM atau dengan kata lain kami tidak lagi pelaku PNPM, atau bahasa kasar nya Kami tidak lagi faskel, tidak lagi askot atau tidak lagi korkot lagi. jadi kami adalah bekas Pelaku PNPM, tapi sekarang tidak lagi. kami yang telah keluar dari PNPM membentuk Tim " BIANG " ( Badan Investigasi Anti Nazarudin & grupnya ) * Kami ingatkan sdr Ridho dengan Tulisan " Paranormal Pandir Rapandai " adalah Raziziah, jangan mengalihkan permasalahan, Razizah tak bersalah dalam Tulisan ini. Nanti kalian " KUALAT " Panas dalam api Neraka. * Setelah kami investigasi ke Bursa Saham, ternyata Bapak Ir. Nazarudin Nasution pada tahun 2008 - 2009 Membeli beberapa lembar saham, dengan harga Ratusan Juta Rupiah. ( Terkait undang-undang " Pencucian Uang " ) * Atas pernyataan Bapak Supriandi Ma'aruf, kami mohon maaf karena ada salah redaksi, karena yang kami maksud adalah T.A MK, bapak Armein Lubis, yang menyangkut dengan Istri Bapak Ir. Nazarudin Nasution yang bermarga Lubis. * Kami sudah kantongi nama-nama askot, Tim Faskel, SF, Koorkot T.A yang sering rapat dengan Bapak Ir. Nazarudin Nasution. ( Mudaha-mudahan kalian bersama Bapak Ir. Nazarudin NAsution membina Kebersamaan hingga ke Hotel " Prodeo " Alias Penjara ) * Dari Periode Tahun 2007 - 2009 dan Periode Januari 2010 - hingga MAret 2010, kami sudah mendapatkan apa hasil pembicaraan atau hasil diskusi kalian bersama Bapak Ir. Nazarudin NAsution. ( Rekapan Notulen hasil Rapat, ada pada Nara sumber) * Penutupan Tulisan kami di mimbar bebas ini, itu akibat Tekanan dari Birokrasi Termasuk Bapak Ir. Nazarudin dan kelompoknya, serta tekanan dari pusat juga. * Pada Zaman Bapak Team Leader Andi Asdhar, alur Penentuan Kebijakan yang Dibuat Oleh Bapak Ir. Nazarudin Nasution dan grupnya adalah : - Kelompok Bapak Nazarudin dan Groupnya ( Solahudiin , ridho, dkk ) rapat dan berdiskusi secara internal, dan menghasiilkan Hasil Rapat - Setelah itu Bapak Nazarudin memanggil Team Leader secara perorangan ( tertutup bagi pihak lain ), setelah bertemu, Bapak Nazarudin menyodorkan hasil Rapat mereka ( Grup2nya ) kepada Team Leader. - Setelah itu Dibuat pertemuan yang diadakan oleh KMW, yang dipanggil T.A, koorkot, askot mandiri untuk membuat suatu kebijakan yang telah disusun pada saat pertemuan sebelumnya, jadi sia-sia pertemuan, karena sudah "SKENARIO " yang sudah dibangun oleh Bapak Nazarudin dan kelompoknya. Contoh : Perobahan komposisi Koorkot, Askot, Tim Faskel, SF. Termasuk mana-mana saja Koorkot, Askot, SF, Faskel, yang wajib " DIBUANG " atau di " DISINGKIRKAN" * Ingat Kata Bapak SUSNO DIAJI " Intelijen Kontra Intelijen ", Memang Susah Melawan "Cicak Dan Buaya", tapi ingat Kebenaran Pasti Akan Berpihak pada yang benar, tinggal masalah waktu. * Memang Departemen Keuangan Sarang Korupsi ( Contoh " Kasus Gayus " ) dan Departemen Pekerjaan Umum Juga Sarang Korupsi, menurut abangda dan Kakanda LSM di jakarta, Departemen Pekerjaan Akan " SASARAN TEMBAK BERIKUTNYA " setelah kasus Gayus Terbongkar, di samping banyaknya MARKUS di P.U, banyak juga " MAKELAR PROYEK " di P.U. Bersambung......................... Wassalam

Tanggapan 1

Posted by san |Apr 20, 2010|
  1. Kepada Yth CPNS Pelaku PNPM & Tim Pencari Fakta di Tempat Ass. Wr. Wb * Lihat lah Campur Tangan Bapak Ir. Nazarudin Nasution pada posisi T.A MK, betapa kacaunya Posisi T.A MK di KMW Sumut OC-1, berubah dalam 3 ( Tiga ) Bulan,personilnya diganti .... oh... luar biasa..... * Coba lah Lihat Askot dan Koorkot Pengikut / Antek2 Bapak Ir. Nazarudin Nasution, tak satupun yang beres atau tak satupun jalan Siklus Kota, Forum BKM Kota, ND,dll di sumatera - utara. Padang Sidempuan yang Masuk Program ND, itu di sebabkan Karena Kampung Halaman Satker Prop. Sumut, bukan karena Kualitas pendampingan.. ( Kalau Boleh Jujur, memang tak ada satupun bisa diandalkan dari Pengikut-Antek2 Bapak Ir. Nazarudin Nasution ) * Mengacu Oknum Solahuudin Harahap, yang pada saat masih Faskel sampai Korkot masih berstatus PNS, selayaknya pelaku PNPM yang lulus CPNS tahun 2009/2010, Jangan "KELUAR" atau Jangan "Mengundurkan diri", sebab anda telah metanda tangani Kontrak kerja pada awal bulan januari 2010 dan juga telah ditandatangani oleh Bapak Ir. Nazarudin Nasution. salah satu pasal kontrak kerja tersebut adalah berbunyi :" Bahwa Masa Kerja anda di mulai 1 Januari 2010 hingga 31 Desember 2010. Anda Bisa Menuntut Jika Anda "DIPAKSA KELUAR ". kalaupun anda di paksa keluar, kami mohon anda bergabunglah sama kami. * Berdasarkan investigasi dari Koorprof daerah Nanggroe Aceh Darusalam, bahwa ada T.A di OC-1 Sumut sekarang, pernah bertugas menjadi koorkot beberapa Tahun di Aceh. Beliau Mengetahui bahwa Fasilitator mengutip dana dari KSM sebesar 60 rb hingga 300rb, tapi mengapa Beliau Diam seribu basah, mengapa..... ? tidak ada tindakan sebagai koorkot, mengapa ? ? ? ?...... * Kepada M. Ridho anda harus berhati-hati dalam Tulisan anda dalam web ini "HARLAH PNPM - Capacity Building ", jangan anda bawa kepada calon Walikota yang incumbent, jangan-jangan anda terima "SUAP" , kalau anda terbukti menerima uang, dengan pasal Undang-undang Pemilu, bisa terancam hukuman pidana, kurungan badan 5 ( lima ) tahun, LSM kami terus mengikuti gerakan anda. Kami sarankan Ridho Lubis, kerjakan apa namanya itu SIKLUS KOTA, Forum BKM, dll jangan kerjakan di luar di luar kontrak kerja anda, Ridho di gaji dari uang rakyat, cam kan itu.... jangan sok jago..... mentang-mentang Satker di belakangmu ( Kami Tak Takut Sedikit pun ) * Kami Juga sedang mengamati Reposisi Komposisi Faskel, SF, Askot, T.A pada bulan April ini, apakah : Team Leader Berani " MEMBUANG " RIDHO ke Padang Sidempuan atau Kabupaten Karo, apakah Team Leader berani Mengembalikan Posisi " Jangga " atau " Deni Zulfikar Nasution "pada posisi Faskel dll. Artinya yang Kompetensi-lah, yang berhak mendapat kenaikan Posisi atau Kenaikan Jabatan Bersambung................ Wassalam

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.