Pengaduan On-Line

kelakuan mantri

nina mardiana May 13,2010
info dari nasabah bank BRI unik pandak bantul yogyakarta.yang kesal karena sikap mantri yang tidak sopan. jika nasabah dari bank BRI unit pandak bantul Yk meminjam uang lalu telat membayar cicilan 1 kali.karena ada suatu kepentingan.setelah itu nasabah membayar cicilan doble.dan sampai lunas.lalu ingin pinjam lagi.mantri tidak meminjamkan uang lagi..meskipun sy tidak ada bukti jelas, disini banyak nasabah yang tidak boleh pinjam.tidak hnya 1 nasabah. suatu ketika mantri datang ke rumah nasabah mengantarkan sertifikat.dan berkata yang intinya tidak boleh pinjam uang lagi.dan bukan urusannya.yang sungguh tidak sopan lagi berkata"ibu jangan ke kantor ya.sertifikat sudah aku antar kerumah.jadi ga usah ke kantor" pertanyaan saya apa itu sopan di ucapkan dari mulut mantri???? mentang2 jabatan mantri.bertindak se enaknya.dan untuk boleh tidaknya pinjam uang lagi,sebenarnya ketentuan negara atau dari mantri sendiri???apa susahnya meminjamkan uang.toh juga jaminannya jelas dan berharga lebih dari yang dipinjam apa benar jika yang punya jaminan sudah tua tidak boleh pinjam uang??? mantri yang sebelumnya tak pernah begitu.walopun telat membayar bulanan,tetap dipinjamkan kepada nasabah meski jumlah uang berkurang dari yg di pinjam sebelumnya. mohon untuk menjadi pertimbangan. atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih

Tanggapan 1

Posted by |May 18, 2010|
  1. Kepada Yth, Rekan Arini Adi Di tempat Terima kasih telah menggunakan pengaduan on-line. Menyimak informasi yang anda sampaikan sepertinya anda kurang tepat menyampaikannya melalui media pengaduan on-line ini, karena media ini untuk pengaduan yang terkait dengan program PNPM Mandiri Perkotaan. Karena dalam PNPM Mandiri Perkotaan untuk kegiatan ekonomi berupa dana bergulir tidak diperkenankan adanya agunan atau jaminan. Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat Wassalam PPM PNPM Mandiri Perkotaan

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.