Pengaduan On-Line

Satker Teladan

ishaksakina Jun 12,2010
Manalah pantas seorang satker marah-marah sambil teriak-teriak dan memukul-mukul meja dengan keras di hadapan 300 fasilitator, askot, korkot dan para TA saat pertemuan resmi di sebuah gedung. Apakah patut seorang satker lebih percaya laporan sms dari fasilitator yang masuk karena titipan dia dibandingkan laporan Korkot dan KMW. Apakah sopan seorang satker karena dikritik melalui website lalu melampiaskan kekesalan dan kemarahannya di depan perserta TOT pemandu nasional selama 2 jam. Apakah layak seorang satker mengatakan, “kau ikut pendapat siapa, Pemkab atau saya, emangnya Pemkab yang gaji kau, kalau Pemkab keluar aja kau dari P2KP.” Weleh-weleh emangnya gaji fasilitator itu dari uang pribadi satker kali. Mungkin anda mengatakan semua itu tidak pantas, tidak patut, tidak sopan, dan tidak layak, atau mungkin juga anda mengatakan, “ ada kok…!!!.” Siapa lagi kalau bukan di Sumatera Utara, dan anda tahu semua kan siapa dia, seorang satker propinsi yang bisa menjabat selama 5 tahun. Rasanya gak ada deh, satker propinsi yang bisa selama itu. Ada apa ???????????????? Masih adakah nurani Satker Pusat agar segera mendengar aspirasi ini dan mengganti beliau, kami percaya Bapak-bapak masih punya nurani akan kebenaran sesuai nilai-nilai luhur P2KP. salam perjuangan :)

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.