Pengaduan On-Line

Numpang tanya

roland Jul 23,2010
Assalamu'alaikum wr.wb. Melalui forum ini saya hanya ingin menanyakan beberapa hal antara lain: 1. Bolehkah ketua Panitia pemilihan anggota BKM menjadi calon anggota BKM dengan alasan di dukung oleh warga ? 2. Apakah dapat dibenarkan seorang ketua BPD Desa menjadi anggota BKM ? 3. Apa boleh perangkat desa juga menjadi anggota BKM ? Kiranya ada yang bisa memberi pencerahan kepada saya dengan dasar hukum yang jelas. Terima kasih. Wassalamu'alaikum wr.wb

Tanggapan 1

Posted by |Aug 3, 2010|
  1. Kepada Yth, Rekan Mas Paijo Di tempat Terima kasih telah menggunakan pengaduan on-line. 1. Bila ketua panitia pemilihan anggota BKM ingin menjadi calon anggota BKM, maka sebaiknya mengundurkan diri sebagai ketua panitia pemilihan. Ini dilakukan agar netralitas dan ketertiban pelaksanaan pemilihan BKM berlangsung dengan baik. 2. Perlu diketahui bahwa anggota BKM dipilih langsung oleh masyarakat dari level basis (RT,dukuh,dsb), maka bila masyarakat setempat memilih yang bersangkutan mewakili wilayahnya dan ternyata terpilih ditingkat kelurahan maka berhak menjadi anggota BKM. 3. Jawaban lihat poin dua. Untuk lebih jelas silahkan lihat situs PNPM MP/P2KP http://www.p2kp.org/pustaka/files/pedoman/agus09/PedomanB_Agustus.pdf Atau buku Pedoman Pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan hal. 34 (edisi Juli 2009) Demikian informasi yang dapat disampaikan. Wassalam PPM PNPM Mandiri Perkotaan

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.