Pengaduan On-Line

mohon bantuan dan bimbingan

YAMAHA Jul 28,2010
Assalamualaikum Wr.Wb. Kami atas nama keluarga memohon bantuan penjelasan dan panduan mengenai masalah yang sedang adik kami hadapi. 2 tahun lalu Adik Saya menikah dengan seorang \\\\\\\"PEGAWAI NEGERI SIPIL\\\\\\\" yang mengaku sudah bercerai dan memalsukan surat cerai serta tanda tangan istrinya, setelah sebulan pernikahan mereka barulah diketahui ternyata dia telah melakukan penipuan terhadap adik saya dan keluarga saya serta memalsukan surat cerai yang dibawanya sewaktu melamar adik saya di hadapan keluarga. pernikahan mereka sah karena memiliki buku nikah yang sekarang ada di tangannya serta tidak diketahui lagi di mana dia menyimpannya. Dari beberapa bulan pernikahan mereka dikaruniai seorang putri yang hingga kini tidak pernah di nafkahi (moril & materiil) begitu juga adik saya selama 2 tahun lamanya. permasalahnnya sekarang adalah dia berniat untuk melarikan diri dari tanggung jawabnya dan mencoba menghindar dari kesalahnanya dengan cara menipu adik saya dan keluarga. Setahu saya dan keluarga dia sudah menikah lagi dengan wanita lain yang mungkin juga di lakukan dengan cara yang sama dengan dia menikahi adik saya. Kelaurga besar saya hancur hanya karena ulah dan sikapnya terhadap adik saya karena adik saya merupakan anak perempuan satu satunya di keluarga. adik saya sempat mencoba bunuh diri waktu sedang hamil usia 4 bulan karena semenjak kehamilan adik saya dia sudah tidak pernah lagi datang ke rumah apalagi memberikan nafkah. orang tua saya hanya seorang tukang ojek yang berpendidikan rendah serta awam mengenai hukum dan bahkan juga dapat dikatakan takut jika terkait masalah hukum apalgi mengingat bahwa \\\\\\\"dia\\\\\\\" adalah seorang PNS kelurahan yang banyak memiliki beking di sana sini. Saya dan keluarga hanya berharap dan berdoa kepada ALLAH melalui surat ini masalah dan kasus adik saya dapat dibantu. Hingga sekarang status adik saya masih digantung tanpa kejelasan..orang tu &keluarga sudah kehabisan cara untuk dapat membawa masalah ini ke jalur hukum karena kami tidak mampu menyewa pengacara apalagi jika sampai nanti ke pengadilan karena kami awam dan tidak mengetahui tata cara bagaimana masalah ini dapat diselesaikan secara hukum dan adik saya dan anaknya mendapatkan haknya..dan yang terpenting adalah bahwa \\\\\\\"dia\\\\\\\" mendapatkan hukuman yang setimpal karena menurut seorang tetangga kami yang adalah seorang Guru jika PNS menikah lebih dari 2x apa lagi jika terkait kasus hukum dapat dipecat ? itulah mungkin yang kami dan keluarga besar harapkan untuk ganjaran yang setimpal baginya. Mohon maaf jika pesan saya kurang berkenan dan terus terang kami sangat membutuhkan bantuan tentang masalah ini. Kami takut karena selama ini dia mengancam kami dan keluraga jika kami melaporkan masalah ini ke pihak berwajib karena dia punya banyak beking. Apakah seorang PNS kebal hukum ? Kemana kami harus mengadukan untuk dapat masalah ini terselesaikan ? Besar harapan kami agar masalah ini dapat selesai dan menjadikan pelajaran agar tidak terjadi lagi pada wanita lain. terimakasih sebelumnya atas perhatian dan bantuannya, kami sekeluarga sangat mengharapkan bantuan dan pertolongan hukum . Wassalamualaikum. Wr. Wb.

Tanggapan 1

Posted by |Aug 2, 2010|
  1. Kepada Yth, Rekan Siti Khodijah Di tempat Terima kasih telah menggunakan pengaduan on-line. Rekan Siti Khodijah media pengaduan ini hanya untuk pengaduan yang terkait dengan pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan (PNPM Mandiri Perkotaan) sehingga pengaduan anda tidak tepat disampaikan menggunakan media ini. Untuk perlu diketahui bahwa setiap PNS (pegawai negeri sipil) ada ketentuan tentang izin perkawinan dan perceraian. (lihat Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1983 Tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil). Mohon maaf kami tidak dapat memfasilitasi pengaduan anda, saran kami silahkan sampaikan melalui media ini http://konsultasi.wordpress.com/hubungi-kami/ Demikian yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat. Wassalam PPM PNPM Mandiri Perkotaan

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.