Pengaduan On-Line

Bpk Presidn kami teridzolimi

fanny Dec 8,2010
Kepada YTH Bpk Presiden di Istana bangsa Indonesia Maafkan saya, karena dengan sangat terpaksa harus menulis untuk menuntut hak kami. Gaji kami mulai oktober belum kami terima hingga bulan ini,barangkali bagi rakyat anda yang berpenghasilan jauh lebih tinggi akan mengatakan "ini kan hanya tertunda saja, nanti tetap dibayarkan", ungkapan ini tidaklah menjadikan masalah yang kami hadapi menjadi ringan. Namun semakin lama tertunda berarti semakin berat beban kami. Program P2KP yang diadopsi pemerintah pasti karena prestasi kinerja yang baik sehingga keberhasilan-keberhasilan bisa dilihat dimana-mana. Fasilitator bekerja sebagai ujung tombak untuk mensukseskan program ini, mereka bekerja dengan profesional sejalan dengan dinamika masyarakat yang rata-rata memiliki pemikiran bahwa setiap program pemerintah adalah proyek yang bisa dimanfaatkan untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya bahkan yang lebih parah adalah uang pemerintah tak perlu dikembalikan . Tidaklah mudah mengubah paradigma masyarakat yang telah membudaya. Kami bekerja keras untuk mendidik masyarakat seperti yang dikehendaki oleh Konsep PNPM-P2KP. Ada yang memberikan komentar untuk cara kerja kami yang tak kenal watu ini merupakan pelanggaran hak asasi manusia namun karena kami membutuhkan pekerjaan ini maka kami rela menjalankan sebaik-baiknya.Fasilitator sudah menuneikan tugas dengan segala konsekwensinya bahkan tidak kenal jam kerja, berjalan didua sisi, sisi pemberdayaan dan sisi administratif yang sangat rigit. Mengapa profesionalisme yang kami dedikasikan kepada negara ini tidak mendapat penghargaan yang selayaknya tidak ada uang lembur meskipun hampir tiap hari harus pulang malam-malam, bonus untuk THR pun tak ada. Keterlambatan gaji seperti yang kami hadapi kali ini ternyata pernah juga terjadi diwaktu lalu dan juga tidak hanya disatu tempat .Mengapa justru dibawah kendali pemerintah malah menjadi semakin ruwet? Adakah mekanisme yang lebih baik dan simple untuk dapat menghargai jerih payah kami? Tidak mungkinkah Bpk merancang mekanisme tsb sehingga ti dak berbelit-belit? Bagaimanapun juga segala persoalan di negri ini menjadi tanggung jawab anda baik dihadapan rakyat maupun dihadapan Tuhan Yang Maha Esa. Kami meminta hak kami agar dapat diberikan tepat waktu karena kamipun dituntut untuk mengerjakan tugas dengan profesional. Hal ini sangat berpengaruh dengan apa yang kami lakukan kedepan. bila perut sudah tak mampu menahan lapar juga menanggung hutang untuk hidup kami sekian bulan, apakah kami harus menunaikan pekerjaan seperti biasanya. Kami sudah tidak sanggup lagi bertahan seperti ini. Dengan kerendahan hati kami mohon Bpk Presiden untuk memperhatikan suara kami demi keberlangsungan hidup dan suksesnya Program mulia ini. Sedikit yang kami tahu barangsiapa yang melihat kedzoliman, dan ia diam saja padahal ia punya kuasa atasnya maka ia akan berhadapan langsung dengan Allah SWT. Apalagi program ini adalah atas kebijakan bpk. Bagaiman Bpk akan mempertanggungjawabkannya? Mohon maaf inilah suara hati kami kepada pemimpin negaranya. Kepada para leader di KMP mohon surat ini diteruskan kepada beliau, trimakasih. Mohon doanya untuk para fasilitator yang terdzolimi ini bisa ikhlas dan sabar serta segera mendapat jalan keluar yang terbaik dariNya. AMIN:c:c:c:c:?:?:?:?:!:!:!:!

Tanggapan 1

Posted by |Dec 10, 2010|
  1. Kepada Yth, Rekan Any di Tempat Terimakasih telah menggunakan media pengaduan online. Untuk lebih tepat dan cepatnya pengaduan Sdri Any dapat langsung disampaikan ke Bp. Presiden melalui situs : www.presidenri.go.id. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. Salam, PPM-PNPM Mandiri Perkotaan

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.