Pengaduan On-Line

Buat Anti Mafia

agoez May 18,2011
Yth: Anti Mafia Sori ya, saya lagi gak ada kerjaan jadi usil menanggapi tulisan Anda. Yang doble job itu bukan mafia, tapi karena dukungan mafia. Di Kota Medan, Prov Sumut, Koorkotnya bertahun-tahun rangkap jabatan sebagai dosen PNS, juga karena adanya dukungan mafia. Kasihan, kalo PNPM diteruskan bisa-bisa jadi sarang mafia, sarang maling, dan sarang koruptor. Indikasiya sudah banyak, gak perlu dicari lagi. Di PNPM Perdesaan saja puluhan miliar dana PNPM dikorup tapi gak ada penyelesaiannya apalagi sanksinya. Semua kasus yang muncul selalu menguap, gak pernah dituntaskan, mirip kasus century dan kasus gayus. Yang jadi pertanyaan, mengapa orang-orang mau dan gak malu berada di lingkaran PNPM kalo hanya cari makan. Apakah gak merasa berdosa menari-nari di atas penderitaan kaum miskin yang jumlahnya makin banyak dan sebagian hampir mati kelaparan. Apakah enak nerima honor setiap bulan dengan hasil PNPM seperti yang ada saat ini. Harusnya PNPM dihapus saja karena hasilnya gak jelas, cuma jual slogan, jargon, dan kata-kata manis, yang maknanya justru tak dipahami oleh pelakunya sendiri. Sedih bukan! Salam Buat Mafia PNPM

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.