Pengaduan On-Line

PNPM DI SUMUT HANCUR

Jul 29,2011
PNPM DI SUMUT HANCUR, Itulah Kata yang paling tepat untuk Kondisi Sekarang, hal ini terjadi karna ulah satker Propinsi yang memaksakan Anak2 buahnya untuk menjadi Korkot Dan askot Seperti Robi Batubara korkot Siantaryang sekarang menjadi MONEV SUMUT, Rahmat Syarip korkot deli serdang, deni zulpikar askod Cd Binjai, pirsan askod cd deli serdang.dan 5 bulan lalu memaksakan M.abdi menjadi korkot binjai langkat, namun hanya 2 bulan sudah berkasus memakan dana tematik Rp 62500.000. dan sampai hari ini belum ada penyalesaiannya. Impormasi dari teman2 ada tes korkot untuk isi korkot siantar dan binjai langkat, saya dapat PASTIKAN RIDO AKAN JADI kORKOT karna keinginan satker mendepak orang2 diluar orang medan sangat tinggi. jadi ini juga yang membuat saya harus memilih keluar dari Sumut.

Tanggapan 1

Posted by |Aug 4, 2011|
  1. Yth. Sdr. Rahmat Hidayat Terima kasih telah menggunakan media online ini. Informasi yang disampaikan oleh Rekan Rahmat telah kami peroleh sebelumnya dari laporan hasil investigasi rekan Rahmat sewaktu menjabat Monev di KMW Propinsi Sumatra Utara. Perlu Rekan Rahmat ketahui tindak-lanjut dari surat KMW Prop.Sumut :No.064/KMW-1/Prov.Sumut/PNPM Mk/VI/2011 tertanggal 28 Juni 2011 tentang Tindak lanjut hasil investigasi KMW yang suratnya ditujukan ke PPK Prop.Sumut dan Ditindak-lanjuti dengan surat PPK. No.UM.01.01/P3M-SU/236/2011 tertanggal 30 Juni 2011 tentang Surat Peringatan (SP-1) kepada Sdr.Kurniawan Effendi dan Sdr.Muhammad Abdi. Kemudian terdapat surat rekomendasi SP-II bagi Korkot Binjai Langkat dari KMW Prop.Sumut tertanggal 19 Juli 2011 dgn Nomor surat : 077/KMW-1/Prop.Sumut/PNPM-Mk/VII/2011 yang ditindak-lanjuti PPK dengan keluar surat Nomor.UM.01.01/P3M-SU/290/2011 tertanggal 22 Juli 2011 tentang SP-2 dan pemotongan gaji 50%. Kemudian dalam kurun waktu 10 hari tidak ada perbaikan dan itikad baik dari Saudar M.Abdi (Korkot Binjai-Langkat) KMW mengeluarkan surat rekomendasi pemutusan hubungan kerja. Dan pada saat tulisan ini dibuat menurut PPK Pusat Wilayah I telah ditindak-lanjuti pemutusan hubungan kerja. Kami akan mendorong pihak KMW Propinsi Sumatra Utara agar melaporkan Saudara M.Abdi dan menjadikan DPO(Daftar Pencarian Orang) kepada pihak yang berwenang tetapi tentu saja tunjuan utama kami agar dana yang diambil oleh Saudara M.Abdi harus kembali. Tentunya, akan kami publish di website ini Saudara M.Abdi Sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang) serta mengirimkan datanya untuk tidak diterima di seluruh program PNPM maupun program lainnya. Demikian rekan Rahmat Hidayat informasinya, tetapi mungkin informasi tersebut telah rekan rahmat peroleh dari KMW Propinsi Sumut walaupun rekan Rahmat tidak berada disana lagi.Sukses selalu rekan Rahmat. PPM- PNPM Perkotaan

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.