KKN ala TA MONEV

Sep 6,2011
Pengaduan ini bukan Fitnah Tapi Sebagai program PNPM-MP yang dianggap sebagap Program membela kemiskinan tapi ujung2nya ada KKN yang Dilakukan oleh seorang TA MONEV............apakah jadinya kalau begini nanti progrm ini.untuk Program Direktor,TL,Satker Propensi..........jangan kau kotori tanganmu dengan hanya membela seorang TA.MONEV...........dimana hati nulari kamu.........q sebagai eks faskel merasa kau zolimi............?udah sering kau menzolimi para faskel ......... apakah kamu belum puas dengan tindakan kamu itu........,TA.MONEV.........SUARAMU BOLEH LANTANG TAPI TINDAKAN KAMU KAYAK TIKUS-TIKUS GOT ( ABDUS SALAM )

Tanggapan 1

Posted by |Sep 9, 2011|
  1. Kepada Yth, Rekan Jingga Kelana di Tempat Terima kasih telah menggunakan media pengaduan on-line. Bersama ini kami salinkan klarifikasi yang berkenaan dengan pengaduan Sdr, sbb : Klarifikasi"KKN ala Monev" CB Jatim, 8 September 2011, jam 17:02:27 sebelumnya kami ucapkan Minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin, Menindak lanjuti Pengaduan KKN "ala TA Monev " yang disampaikan oleh Jingga Kelana tentang indikasi bahwa TA Monev ( Abduss salam ) telah melakukan KKN dalam hal rekruitment fasisiltator,dan menambahkan penjelasan Sdr.Nurul ( Korkot Sidoarjo )kami menyatakan bahwa hal itu tidak berdasar karena berdasarkan TOR rekruitmen fasilitator,sf,askot dan korkot baik advance dan reguler berdasarkan pada peniliaian kinerja selama 3 bln terakhir(januari,februari,maret 2011 ) dan memang kuota kebutuhan fasilitator sosial menjadi berkurang karena ada perampingan Tim fasilitator dan penambahan jumlah fasilitator teknik dan naiknya kualifikasi fasilitator terutama terkait pendidikan Harus S1 yang sebelumnya D3 .Hanya karena kuota sajalah dan penilaian kinerja yang mengakibatkan banyak saudara kita yang tidak bisa bergabung dalam Biduk PNPM ini sehingga masuk dalam "cadangan ". Terkait saudara siti hanifah adalah fasilitator sosial yang masuk kategori "Standar " tetapi karena masalah kuaota sajalah saudara siti hanifah tidak bisa bergabung dalam PNPM di madura. dari hasil diatas Madura raya dengan 35 personilSF dan faskel hanya tiga yang belum tercapai kinerjanya,tetapi kuota di madura butuh 29 org . dengan rincian sbb: sebelum april Posisi pasca maret 8 SF 5 15 F.Sos 8 8 F.Ek 5 8 F.Tek 10 0 F.UP 1 hal ini bisa diklarifikasi dengan korkot bahwa saudara siti berkinerja baik masuk dalam cadangan,pada medio april korkot sidoarjo dan kota lainnya kekurangan fasilitator sedangkan resource di sidoarjo (cadangan ) sudah ter monbilisasi semua (kinerja baik ),dan tetap mempertimbangkan profesionalisme KMW jatim memanggil beberapa kandidat fasilitator dari cadangan .serangkaian tes fgd dan tulis dilakukan dan penentuan lokasi tugas hampir tidak ada yang di lokasi tempat tinggal dan perlu digaris bawahi bahwa petapan personil Fasilitator Murni merupakan ketetapan dari TIM KMW 6 Jatim ( TL dan TA2 ) dan waktu itu TA. Monev masih di jabat oleh Bpk .Heru Harsono bukan Sdr. Abdussalam. Demikian Klarifikasi ini, kami harapkan bisa menjelaskan permasalahan yang ada, salam semongko Klarifikasi : KKN TA Monev Nurul SE, 8 September 2011, jam 15:22:30 Menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan terkait rekruretmen fasiltator yang masuk dikabupaten Sidoarjo Jatim yang disampaikan mengandung KKN melalui TA Monev jatim dapat kami jelaskan sebagai berikut : 1. pada periode 31 Maret 2011 seluruh tim korkot, maupun faskel sejawa timur kontraknya habis. 2. Kebijakan yang muncul pada saat itu, seluruh faskel harus memenuhi kualifikasi ulang untuk dapat diterima kembali menjadi fasilitator. kualifikasi yang disyaratkan untuk faskel sosial adalah : - Pendidikan minimal S1 semua jurusan, Memiliki pengalaman dengan program pemberdayaan masyarakat. - Diutamakan berpengalaman sebagai Faskel P2KP/PNPM MP, Mampu mengoperasikan komputer. - minimal Microsoft Office (word, excel dan power point) - kemampuan bahasa Indonesia secara baik (lisan dan tulisan) - Telah mengikuti pelatihan dasar dan mampu bekerjasama dalam tim. 3. disamping kualifikasi diatas masih disyaratkan memiliki kinerja yang baik selama ybs menjalankan tugas pada periode sebelumnya dan tidak punya catatan buruk. Dari semua persyaratan diatas, seluruh korkot jatim melakukan verifikasi kualifikasi ulang dan melakukan perangkingan untuk kemudian direkomendasikan kepada KMW. berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari KMW pada saat ybs dimasukkan kesidoarjo, bahwa ybs bersangkutan memenuhi kualifikasi yang disyaratkan untuk diterima kembali menjadi fasilitator karena ybs masuk dalam kategori faskel yang dicadangkan pada saat kuota faskel harus dikurangi karena KMW memprioritaskan daftar cadangan yang memenuhi kualifikasi dan punya catatan baik. perlu kami informasikan bahwa ybs masuk menjadi faskel Sidoarjo per 1 Mei 2011 jauh sebelum Abdus salam jadi TA Monev per Juli 2011, setelah ada salah satu tim diwilayah kab. Sidoarjo ada kosong sehingga cadangan yang memenuhi kualifikasi dan punya catatan baik menjadi prioritas untuk diterima kembali menjadi faskel. hasil evaluasi 3 bulanan yang kami dilakukan ditingkat korkot bahwa ybs masuk dalam kategori fasilitator yang memadai. Demikian semoga dapat membantu Korkot-15 kab. Sidoarjo Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat Salam, PPM-PNPM Mandiri perkotaan

Tanggapan 2

Posted by |Sep 10, 2011|
  1. untuk TA.CB........anda tdk usah cari pembenaran atau membela yg salah JELAS2 SITI HANIFAH ITU ADIK ABDUS SALAM,apapun aturan atau penjelasan anda,juga Nurul korkot sidoarjo,semua ini adalah tindakan yg tidak terPUJI,tetep KKN itu ADA ditubuh PNPM-MP ( KMW JATIM )anda adalah korban konspirasin dari ABDUS SALAM dan Pak HERU...............untuk memuluskan langkah adiknya untuk ttp bertahan difaskel yg selama ini menjadi lahan atau makan keluarga ABDUS SALAM .............................biar sy bukan faskel lg sekrg tapi saya akan melanjutkan surat saya ke bpk Presiden SBY,Direktorat PU Cipta Karya JAKARTA,kalau tdk ada tindakan dari TL atau PD untuk kasus KKN ala TA MONEV............................makasih.

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.