dana sosial sumatera utara

Oct 6,2011
Saat ini penyaluran dana BLM P2KP “TERHENTI” di Kabupaten Deli Serdang, dan entah siapa yang harus bertanggungjawab..kata faskel ada masalah di KPPN Dan kabarnya tahun 2012 dana untuk kegiatan sosial akan berkurang pagu dananya... Kami mohon pada KORKOT DELI SERDANG agar memerintahkan para faskel CD/Sosial untuk membantu kami para masyarakat dalam menginventarisir semua kegiatan sosial yang ada sejak masuknya P2KP di desa kami, baik yang santunan ataupun sosial produktif karana setiap selesai pelaksanaan kegiatan sosial maka para faskel CD nya “lepas tangan” dan tak lagi mendampingi dalam pengelolaan kegiatan sosial produktif, sehingga akhirnya banyak barang2 sosial produktif mengendap dan menjadi hak milik BKM dan tak jelas peruntukannya, yang seharusnya untuk membantu KK Miskin di desa kami . Hal Ini terjadi karna faskel CD/Sosial, jarang datang atau tak pernah datang kedesa kami, apalagi untuk memonitoring kegiatan tersebut. Sampai saat ini pun kami jarang melihat atau bertemu dengan faskel CD di desa kami, entah yang mana orangnya..??? Apalagi untuk mendorong dan memfasilitasi pertemuan di desa...?????? Mohon bantu kami mengelola ataupun menginvetarisir supaya kami dapat mendayagunakan potensi bantuan dari dana BLM khususnya kegiatan sosial produktif yang berkelanjutan dan bukan untuk menjadi HAK MILIK pribadi masing masing oknum BKM... . HORAS!!!! LANJUTKAN PNPM P2KP!!!!!

Tanggapan 1

Posted by |Oct 6, 2011|
  1. Ysh. Rekan Pemerhati Terima kasih telah menggunakan Media Pengaduan Online kami. Informasi yang disampaikan telah kami teruskan kepada pihak KMW Propinsi Sumatra utara dan Korkot Deli Serdang untuk memperbaiki pengelolaan dana sosial di wilayahnya terutama inventarisasi asset kegiatan sosial. Terkait masalah pencairan dana BLM khususnya di Kab.Deli Serdang sampai saat ini masih di proses di KPPN. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Terima kasih. Salam, PPM PNPM Perkotaan

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.