Perdirjen Perbendaharaan

ABIYYU Nov 8,2011
Selamat malam buat Tim PPM Saya merasa terpanggil untuk memberikan komentar berkaitan dengan tanggapan Tim PPM terhadap pengaduan yang disampaikan sdri Firli Samalanga tentang proses pembayaran gaji fasilitator. Memperhatikan, membandingkan dan menganalisa kaitan dengan pembiayaan yang bersumber dari PHLN yang dipakai pada PNPM Pedesaan yaitu dari Loan IBRD No.8079-ID yang diatur melalui Perdirjen Perbendaharaan No.69/PB/2011, maka untuk pembiayaan PNPM Perkotaan yang berdasarkan surat Dirjen Anggaran disetujui untuk nomor registernya dan sudah disampaikan ke Dirjen Perbendahaan, perlu dibuat Perdirjen Perbendahaaran untuk mengatur proses pencairan dana IDB phase II nya sekalian nomor rekening khususnya. Jadi selama perdirjen untuk mengatur pencairan dana tersebut maka tidak akan mungkin akan proses pencairan/pembayaran gaji fasilitator sesuai pengajuan SPM dari satker seperti yang penjelasan Tim PPM. Untuk itu, kami menyampaikan bahwa masih perlu adanya tindak lanjut dari pihak Dirjen CK untuk menanyakan kesiapan perdirjen dimaksud. Kesiapan perdirjen tersebut akan menjadi panduan bagi semua KPPN yang akan melakukan pencairan berdasarkan sumber loan IDB tersebut. Sekian keterpanggilan saya, semoga bermanfaat. :)

Tanggapan 1

Posted by |Nov 9, 2011|
  1. Rudi Manik, Terima kasih atas penjelasan tambahannya, tentang Peraturan Dirjen ( Perdirjen) untuk aturan pencairan dana pun suratnya sudah dilayangkan pula oleh Dirjen CK ke Satker untuk menindaklanjuti surat tersebut ke KPPN. Demikian disampaikan, semoga proses ini akan mempercepat proses pengajuan SPM gaji oleh Satker. Semoga bermanfaat. Salam, PPM-PNPM Perkotaan :)

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.