tuk TIM PPM, web dll

Nov 15,2011
Sebenarnya apa yah kelebihan atau kehebatan PPK P2KP Wilayah II Mita Dwi Aprini, S.Sos, M.Si, di bandingkan PPK P2KP Wilayah I Usman Hermanto, ST ????? Mengapa PPK P2KP Wilayah II Mita Dwi Aprini, S.Sos, M.Si bisa dengan mudahnya mencairkan gaji rekan rekan di wilayah 2 yang dana nya sama sama dari Donatur Luar Nagari yaitu dari World Bank..... Apakah mekanisme pencairan dana batuan nya berbeda antara WB dan IDB sehingga PPK Wilayah 1 terseok seok untuk mencairkan dana tersebut??? Atau kah memang PPK wilayah 2 yang nota bene wanita lebih baik, lebih gesit dan ligat dalam melobi instansi terkait guna percepatan pencairan gaji???? Salut saya......buat PPK wilayah 2 yang telah berhasil melaksanakan tugasnya???? Dan saya dengar juga sudah punya program kedepan guna perbaikan nasib faskel???? Yang jadi masalah ini PPK wialyah 1.... ada apa dengan beliau??? Kerjanya Lelet banget??? Malu malu meong? Takut kehilangan Jabatan???? Dan khusus untuk teman teman wilayah 2 kami mohon dukungannya dalam usaha perbaikan nasib faskel saat ini karna didalamnya juga ikut terkait dengan nasib rekan rekan sekalian kedepan.... Jangan pada diam aja mentang mentang udah gajian....adem ayem....he.,,he,,,he,,,he..... Bantu kita juga dari wilayah 1 dengan sumbangan doa, pemikiran, dlll...... Dan untuk rekan rekan wilayah 1 nanti andaikan pun gaji akan diterima kita harap jangan ”mengendurkan” semangat!!!! rapatkan barisan!!!!!! guna menuntut perbaikan gaji dan mekanisme penggajian yang lebih baik bagi pelaku PNPM P2KP... Jangan sampai, nanti setelah gaji diterima, membuat semangat juangnya turun ....... bahkan parahnya udah lupa dengan apa yang mau diperjuangkan......... ”TIMING” ATAU ”MOMEN” ATAU ”WAKTU” SEPERTI INI ADALAH SANGAT TEPAT UNTUK MEMPERJUANGKAN NASIB KITA, DAN TIDAK TIAP SAAT KITA BISA MENDAPATKAN MOMEN MOMEN TERBAIK UNTUK PERUBAHAN.... TETAP SEMANGAT KAWAN!!!!!!!

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.