Masihkah Berharap Surga

Nov 15,2011
To : Usman Hermanto, ST (*) Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan Ir. Boby Ali Azhari, MSc. Kepala SNVT- P2KP / Pembinaan Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan CC : Bapak Presiden RI Bapak Menteri Pekerjaan Umum MASIHKAH ANDA BERHARAP SURGA?????????? Sabagai anak bangsa Malu rasanya mendengar "Curhatnya" Pejabat Negara RI Usman Hermanto (Pejabat Pembuat Komitmen) dan Tim.. Kok bisa mahluk begini bisa jadi pejabat… Nggak usah cari kambing Hitam Kementerianlah lain yang telat, (Kita Kontrak komitmen dengan anda bukan dengan Kementerian Lain) kewenangan anda terbataslah… Bulshit…. Yang jelas anda cari aman dengan jabatan anda???? Nggak Malu dengan Wilayah II yang terhormat Ibu Mita Dwi Aprini, S.Sos, M.Si bisa dengan mudahnya mencairkan gaji rekan rekan di wilayah 2 yang dana nya sama sama dari Donatur Luar Nageri..... Ini kutipan anda yang MEMALUKAN “Semua pihak dan stakeholder di Jakarta ini tahu bahwa pendanaan akan habis di bulan Mei atau Juni. Sejak April, sebenarnya kita sudah berusaha mempercepat agar penandatanganan (revisi) sesuai skejul dan diharapkan di bulan Agustus sudah mulai proses. Jadi kita waktu itu masih optimis bahwa Agustus sudah proses. Kalaupun ada delay, kita prediksinya cuma satu bulan” Satu Bulan dianggap sepele…. Ini nyangkut ribuan manusia Boz…. apakah layak mahluk ini Masuk “Surga”…. Masih berharap satu kakinya ke Surga lagi…. Nggak di Tanya apa-apa Boz sama malaikat “langsung diceburin ke Neraka” Nggak Ingat beberapa rekan kami yang meninggal, cerai, digebukin karena belum bayar hutang …. Ini dosa siapa ?????????? Nama anda sama dengan sahabat rosul Usman bin Affan khalifah ke 3 seorang yang kaya dan dermawan. Sering membantu orang yang ekonominya lemah… awalnya kami berharap bisa mengikuti prilaku sahabat rosul tersebut Nyatanya terbalik 360 derajat…. Ini kata Allah Boz… Telinga mereka berlubang dan bisa mendengar, tapi tidak mau mendengar.... “Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungjawabannya.” kata Allah dalam surah Al –israa’ 36. Anda tak ubahnya seperti "MAYAT HIDUP" yang sedang berjalan. Artinya, fisiknya hidup, tetapi hatinya telah Mati..... Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi sesama… Sudah selayaknya anda mundur… biar diganti oleh Pejabat yang mempunyai Empati…

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.