DISANDERA KOORKOT MEDAN

agoez Nov 29,2011
Mendengar gaji faskel - koorkot sudah cair, BKM se-Kota Medan senangnya bukan main! Sekarang, giliran dana pelatihan tematik untuk 149 BKM yang sudah 10 bulan lebih disandera oleh koorkot medan harus segera direalisasikan. Jika dihitung, dana pelatihan yang masih ada di tangan koorkot sekitar Rp 250 juta lebih. Itu belum termasuk bunga buku tabungannya. BKM se-Kota Medan sangat prihatin mengapa dana pelatihan tematik disandera oleh koorkot. Menurut informasi, Nazaruddin selaku Kepala Satker PBL Sumut tahu masalah ini, tapi yang bersangkutan diam saja. Bahkan, dana pelatihan tematik untuk Kabupaten Langkat (seluruhnya Rp 62,5 juta) sudah dilarikan oleh Askot Mandiri yang kala itu dijabat oleh M. Abdi. Yang mengenaskan, hingga saat ini tak ada pihak yang merasa apalagi mengaku bertanggung jawab atas kasus tersebut. Inilah yang kemudian memunculkan perasaan, bahwa sesungguhnya PNPM bukan sarana pemberdayaan masyarakat. Sebaliknya, ajang "membantai" uang rakyat. Sedihnya lagi, 23 November 2010, KMP menghabiskan dana sekitar Rp 100 juta untuk biaya pemasangan iklan sosialisasi mengenai ancaman pidana bagi siapa pun yang menyelewengkan dana PNPM, di Harian Kompas. Tapi, seperti sudah diduga sebelumnya, iklan itu terbukti cuma lips service alias retorika belaka! Ke depan, masih terbuka harapan pelaksanaan PNPM di Medan bisa lebih baik lagi. Tapi, selama konsultan tunduk kepada Satker PBL atau PPK Provinsi, semua itu hanya ada dalam mimpi. Salam PNPM!

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.