PAKET ASAHAN

Kelamibia Dec 30,2011
Kepada Yth, PPM PNPM MANDIRI saya ingin memberitahukan, adanya kejanggalan pelaksanaan PAKET di ASAHAN di kegiatan Sosial. Tampak jelas kegiatan sosial tersebut sangat dipaksakan dan sepertinya menjadi alat bagi-bagi POKJA ASAHAN, berikut adalah kegiatan sosial tersebut : 1. Pelatihan Reperasi Handphone Pelatihan ini sangat jelas dipaksakan karena PAKEM ini dimiliki oleh salah satu anggota POKJA. Dan informasi yang saya terima, tenaga pelatih di ambil dari warung ponsel pinggir jalan, bukan tenaga profesional dan bukan dari lembaga pelatihan resmi, jadi dimana letak kemitraannya?sementara PAKET harus bisa bermitra, tapi yang terjadi Panitia Pelatihan Reperasi Handphone ini hanya mampu bermitra dengan warung ponsel dipinggir jalan. Dilihat dari sisi ini, sangat jelas dipaksakan kegiatan ini dan ada indikasi bagi-bagi sesama POKJA, dan yang anehnya, informasi yang diterima bahwa konsultan sudah mengarahkan ke lembaga pelatihan resmi tapi POKJA tidak mengindahkan arahan konsultan dan malah ada suara-suara sumbang dari salah satu anggota POKJA saat diarahkan ke lembaga resmi. Sangat memprihatinkan melihat pagu dana Rp. 78.000.000,- tapi tidak bermanfaat. Yang sangat kasihan adalah siswa pelatihan, karena mau jadi apa mereka nantinya karena tidak memiliki sertifikat resmi dan kemampuan mereka bakalan tidak di akui oleh perusahaan vendor Handphone apabila mereka ingin bekerja karena dilatih oleh bukan profesional..:(:( Mohon segera ditindak lanjuti karena sangat sayang dana tersebut dan kasihan dengan siswa-siswanya karena hanya akan sia-sia apa yang didapatkannya. 2.Sosial Produktif Lembu sangat jelas mengada-ada kegiatan ini karena lembu yang dibeli sangat memprihatinkan kondisinya. Tolong dipantau, karena ini juga PAKEM milik POKJA, jadi ada indikasi bagi-bagi. terimakasih atas perhatian Bapak/Ibu.

Tanggapan 1

Posted by |Jan 4, 2012|
  1. Yth. Irfan Sayuti Terima kasih telah menggunakan Media Pengaduan Online ini. Pengaduan/ informasi yang Rekan Irfan sampaikan akan kami teruskan ke pihak Konsultan Manajemen Propinsi untuk melakukan klarifikasi dan pengawasan dilapangan. Demikian disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih. Salam, PPM-PNPM Perkotaan

Tanggapan 2

Posted by |Jan 19, 2012|
  1. Kepada yth. Rekan Irfan Sayuti Berikut kami sampaikan tanggapan dari Konsultan Manajemen Wilayah Propinsi Sumatra Utara atas hasil investigasi yang dilaksanakan dilapangan Kab. Asahan sebagai berikut : 1.Pada tanggal 4 Januari 2011 KMW OC-1 SUMUT turun ke Kabupaten Asahan dan bertemu dengan BKM Kisaran Baru, Tim fasilitator, POKJA PAKET, BKM dan PAKEM 2.Bahwa pada tanggal tersebut diatas, dari hasil musyawarah dan mufakat diambil kesimpulan antara lain : a.Untuk kegiatan Pelatihan Reperasi Handphon benar instrukturnya diambil dari warung pinggir jalan, akan tetapi instruktur yang dipakai adalah instruktur/tenaga ahli yang sudah terampil dan mempunyai sertifikat juga sudah beberapa kali menjadi instruktur reperasi Handphone (lokasi di rumah) tidak memiliki gedung pelatihan khusus. b.Penetapan instruktur/tenaga ahli untuk pelatihan reperasi handphon dilakukan setelah melakukan Survey ke beberapa instruktur local yang dilakukan oleh POKJA & Konsultan (Tim Faskel) dan setelah melalui penyaringan dari tiga instruktur yang ada dan diambil kesepakan oleh POKJA PAKET sdr. Umar dengan alasan sudah punya sertifikat dan penawaran honornya yang paling murah. c.Peserta pelatihan reperasi handphone terdiri dari 26 orang, 23 peserta laki-laki dan 3 Peserta perempuan yang diambil dari 5 kelurahan yaitu kelurahan Kisaran Baru, Kisaran barat, Sei renggas, Sidomukti, Kisaran Kota d.Adapun komitmen dan atau perjanjian dengan instruktur pada pelatihan reperasi Handphon ini diatur pada perjanjian yang bunyi pasal-pasalnya antara lain : bagi peserta dalam kurun waktu 3 (tiga) bulan belum mahir dan bisa maka instruktur bertanggungjawab untuk membina dan melatihnya sampai mahir, selama peserta masih mau belajar dan berminat. e.Setelah peserta selesai belajar dan mahir maka para peserta akan mendapat sertifikat dari instruktur yang ditandatangi oleh Tim Konsultan, Satker, PPK dan DIKJAR. f.Dana pelatihan yang berjumlah Rp. 78.000.000,- (Tujuh Puluh Delapan Juta Rupiah) diperuntukkan untuk pengadaan material (bahan-bahan peralatan) bagi peserta, upah instruktur g.Untuk keberlanjutan program ini maka BKM dan POKJA PAKET bersama Pemkab. Asahan melalui DIKJAR berencana untuk membuka Balai Latihan Kerja (BLK) yang akan menampung para peserta pelatihan dengan memanfaatkan peralatan yang ada. h.Hasilnya sementara ada beberapa peserta yang saat ini sudah bisa melakukan reperasi handphone dan memperoleh penghasilan meski masih kecil, dari hasil pelatihan tersebut. i.Lokasi pelatihan berada di Kelurahan Kisaran Kota, dimana lokasinya merupakan swadaya dari BKM Anugrah dan tidak dikenakan biaya sewa. j.Bahwa untuk kegiatan Sosial produktif (Lembu), berjumlah sepuluh ekor fakta lapangannya berpariasi, pada awal pembelian ada 2 lembu yang memang agak kurus tetapi kondisinya sehat dan sepuluh ekor lembu semuanya kondisinya sedang hamil, hal ini di karenakan penyesuaian dana yang relatif murah dan kondisi lembu yang tidak sama. Pada saat survey awal dilakukan negosiasi dengan peternak yang mampu menyediakan 10 ekor lembu dengan kondisi yang baik, namun tenggang waktu survey dengan pencairan yang terlalu lama sehingga batal dilakukan pembelian dari peternak awal. Sehingga pada saat pencairan BLM Paket di bulan November harga lembu naik sehingga harus membeli dari beberapa peternak lembu, meski semuanya (10 ekor) dalam kondisi hamil namun besarnya bervariasi . Demikian hasil investigasi sementara yang dapat kami laporkan, kiranya dapat memberikan pembelajaran pada semua pihak yang ikut dalam memonitoring permasalahan ini. Konsultan Manajemen Wilayah Propinsi Sumatra Utara

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.