Dana Bergulir Macet

Kontol Jan 24,2012
Siapakah yang paling betanggung jawab apabila dana perguliran macet,,sementara setelah dikonfirm ke KSM mereka sudah setor ke UPK, dari UPK setor ke Faskel. Sementara masyarakat mengharapkan agar mereka dapat kena giliran ? Apakah yang paling bertanggung jawab itu Askot, Faskel, Koordinator BKM atau UPK ? Apakah pihak kelurahan bisa intervensi terhadap kemacetan dana perguliran tersebut guna mencari solusinya? Terima kasih,,,

Tanggapan 1

Posted by |Jan 25, 2012|
  1. Yth. Heru Irawan Terima kasih telah menggunakan Media Pengaduan Online ini. Tentang, siapa yang bertanggung jawab atas dana pinjaman bergulir? Bisa, semuanya. Baik, UPK, KSM, BKM, juga tim faskel yang mendampingi wilayah tersebut atau asskot ekonomi yg melakukan supervisi di tim tersebut. Jadi masalah perguliran dana sebenarnya bukan berasal dari siapa, tetapi karena sistem perguliran yang dijalankan di wilayah tersebut dan dananya dipinjam oleh anggota KSM untu apa? Apabila tidak terdapat, pembinaan terhadap KSM tersebut atau pendampingan secara intensif akan terjadi kemacetan dalam perguliran dana tersebut. Apakah pihak kelurahan atau dalam hal ini Lurah boleh membantu menyelesaikan masalah kemacetan ini. Boleh,saja sebagai kepala daerah yang bertanggung jawab terhadap wilayah dan kesejahteraan masyarakatnya, sangat dianjurkan. Demikian disampaikan, semoga bermanfaat. Terima-kasih. Salam, PPM-PNPM Mandiri Perkotaan

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.