Pengaduan On-Line

BOP TF hangus ?!

helmiagustam Jul 16,2008
Sebelumnya saya minta maaf apabila ada pihak-pihak yang mungkin kurang berkenan dengan tulisan pengaduan ini. saya hanya ingin coba berkonsultasi lewat forum/media ini perihal BOP Tim Faskel. Di wilayah KMW kami BOP Tim Faskel selama beberapa bulan ( 4 bulan) antara Jan-Mei 2008 yang lalu belum di realisasikan satker. Hingga pada bulan Juni KMW mengatakan pada Tim faskel bahwa ternyata BOP TF yang belum di tarik dari satker tidak bisa di cairkan kembali (alias hangus), dengan beberapa alasan. Kasus ini sudah beberapa didiskusikan bersama baik KMW, Korkot, TF bahkan kordinasi dengan satker pun sering di lakukan sejak awal tahun 2008. Ternyata pertemuan terakhir KMW, Korkot, dan TF yang menyimpulkan bahwa BOP TF tidak bisa di cairkan kembali, belum membuat Tim faskel berhenti berusaha mengupayakan pencairan BOP Tim yang memang menjadi hak mereka, apalagi mereka tahu di propinsi lain BOP tim faskel bisa cair sejak januari hingga Mei 2008. Salah satu upaya faskel adalah mohon kepada saya untuk membantu mengkonsultasikannya lewat forum ini, dan mudah mudahan ada penjelasan dan solusi yang bijaksana dan bisa diterima Tim faskel. entahlah terkesan faskel enggan untuk langsung memanfaatkan forum ini, sehingga saya yang bukan faskel mewaikili kawan-kawan faskel. terimakasih salam dari Sumatera Selatan. :)

Tanggapan 1

Posted by |Jul 18, 2008|
  1. Kepada Yth, Rekan RG di Tempat Berikut ini tanggapan dari KMW 10 (Prov. Sumatera Selatan dan Prov. Kep. Bangka Belitung) P2KP 3 mengenai BOP Tim Fasilitator. Berdasarkan surat nomor: 999/KMW X/VII/2008 perihal: Penjelasan tentang BOP Tim Fasilitator tanggal 18 Juli 2008. --- Memperhatikan pengaduan online di www.p2kp.org tanggal 16 Juli 2008 terkait masalah BOP Tim Fasilitator di lingkungan KMW X khususnya di Sumatera Selatan maka kami akan menyampaikan beberapa hal terkait masalah diatas : 1. Pada prinsipnya penjelasan terkait BOP sudah dijelaskan dalam rapat diskusi antara fasilitator Korkot, TA dan Team Leader dan fasilitator sudah tidak mempersoalkan lagi. Hanya mungkin Sdr. RG dalam kapasitas bukan sebagai Faskel (KK Faskel red) yang mempertanyakan dalam forum pengaduan on line ini. 2. Penjelasan yang disampaikan TL kepada Faskel adalah sesuai informasi di forum Konsolidasi TL tanggal 1 Juli di Jakarta memang rata-rata di beberapa KMW pasca Desember 2007 belum mencairkan BOP Tim Faskel. 3. Mengacu pada Surat No : KU.0905-Cb/413 Direktur PBL Bpk Ir. Antonius Budiono, MCM perihal Mekanisme Pencairan BLM yang tidak tersalurkan tahun 2007 & Besaran BOP Tim Fasilitator tertanggal 30 Juni 2008 di sampaikan beberapa hal sebagai berikut : • BOP Tim Faskel dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut : a. Biaya Operasional Tim Faskel Masing-masing tim sebesar Rp. 1.000.000, ( satu juta rupiah) perbulan b. BOP dimanfaatkan untuk keperluan tim fasilitator dalam menunjang kelancaran kegiatan pendampingan masyarakat c. Pembayaran BOP dilaksanakan diawal bulan untuk pembayaran kegiatan pada bulan berjalan d. BOP dipertanggungjawabkan setiap bulan secara tertulis dalam bentuk berita acara pengunaan dana dan ditandatangani oleh seluruh anggota tim fasilitator dan diverifikasi korkot masing-masing untuk selanjutnya diajukan ke SNVT PBL Propinsi sebagai dasar pengajuan BOP bulan berikutnya e. Kuitansi dan bukti-bukti pengeluaran BOP cukup disimpan oleh tim fasilitator untuk keperluan audit/ pemeriksaan nantinya 4. Dengan melihat surat Direktur PBL diatas maka proses penyaluran BOP berlaku Bulan Juni 2008 ke depan dengan besaran per tim Rp. 1.000.000. ( Satu Juta Rupiah) Demikian Penjelasan tentang BOP Tim Fasilitator kami sampaikan dan atas perhatiannya diucapkan terima kasih. Konsultan Manajemen Wilayah (KMW) X Teguh Muhammad Abduh Team Leader KMW X --- Demikianlah tanggapan yang telah diberikan. Terima kasih disampaikan kepada Team Leader KMW X yang telah memberikan fasilitasi terhadap pengaduan on-line. Wassalam PPM PNPM P2KP

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.