Struktur Organisasi

achmadun Feb 28,2012
apakah susunan organisasi BKM di perbolehkan menduduki dua fungsi jabatan,,?

Tanggapan 1

Posted by |Feb 29, 2012|
  1. Yth. Sukma Sejati Terima kasih telah menggunakan Media Pengaduan Online ini. Menjawab pertanyaan Rekan Sukma bahwa kami agak kurang mengerti pertanyaan rekan Sukma, tapi mungkin maksudnnya anggota BKM dibolehkan menduduki dua jabatan, yakni sebagai anggota BKM dan pengelola dari Unit Keuangan, Infra-struktur atau sosial. Kalau ini yang dimaksud, jelas tidak boleh karena tidak sesuai dengan aturan di AD dan ART organisasi BKM. Demikian disampaikan, semoga bermanfaat. Salam, PPM-PNPM Mandiri Perkotaan

Tanggapan 2

Posted by achmadun |Mar 1, 2012|
  1. untuk lebih jelas ,,,mungkin di setiap bkm menerapkan fungsi berbeda,,,koordinator --ada bidang (bid.sosial-bid.lingkungan bid,Ekonomi,bid.kesekretariatan) ini terlepas dari sekretaris,UP-UP, DPK. yg saya maksud adalah misalnya,,,koordinator mrmrgang juga bid.lingkungan atau sosial .....atau satu orang memgang dua bidang.......ada juga yg menerapkan peran

Tanggapan 3

Posted by |Mar 1, 2012|
  1. Yth. Rekan Sukma Apabila yang dimaksud adalah anggota BKM masing-masing mengkoordinir bidang sosial, ekonomi dan lingkungan untuk memudahkan anggota BKM melakukan kontrol kegiatan, hal tersebut diperbolehkan saja selama fungsi anggota BKM adalah sebagai pengawas program dari bidang kegiatan yang dilaksanakan. Demikian disampaikan, semoga semakin jelas.Terima kasih. Salam, PPM-PNPM Mandiri Perkotaan

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.