Damailah Sumut

Kotabogor Apr 4,2012
Kepada Yth : Ibu Satker Sumut Bapak PPK Sumut Bapak PD OC 1 Bapak TL dan TA Sumut Masing - masing di - Medan Dengan Hormat Menanggapi persoalan perpanjangan kontrak Korkot, Askot, SF dan Fasilitator pasca Maret 2012, hingga saat ini tertanggal 04 April 2012 belum mendapatkan titik terang terkait penandatangan kontrak sekaligus penempatan lokasi para korkot, Askot, SF, dan Fasilitator. Padahal komposisi telah jelas disusun dan merupakan kebijakan yang harus diindahkan. Artinya, penempatan Korkot, Askot, SF dan Fasilitator telah dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang. Namun yang menjadi persoalan, keputusan komposisi itu tidak diterima keberadaannya oleh beberapa pihak yang merasa dirugikan akibat keputusan itu. Akibatnya, berimbas pada tidak jelasnya status para korkot, Askot, SF, dan Fasilitator. Apakah masih bekerja di PNPM-MP, dan posisi yang juga mengambang. Dari persoalan diatas, jelas yang dirugikan adalah program dan pelaku itu sendiri. Bekerja tanpa ada status yang jelas. Dari perubahan komposisi itu pasti ada pihak - pihak yang dirugikan, namun bukan berarti pihak yang merasa dirugikan itu harus menghambat kepentingan orang banyak. Perlu kita sadari, saat ini teman-teman dirugikan, tapi coba intropeksi, diwaktu - waktu tertentu teman- teman juga pernah merasakan diuntungkan oleh sebuah kebijakan. Jadi, jangan salahkan kebijakan yang telah dikeluarkan saat ini. Mari kita berjiwa besar dapat menerima kebijakan yang telah dibuat oleh petinggi program ini. Bukan sebaliknya, melakukan manuver2 yang tiada bermanfaat. Jangan jadikan program ini ajang politik, karena program ini bukan untuk berpolitik, melainkan membangun solidaritas. Tiada gunanya kita menghujat Si A, Si B yang salah, seakan2 mereka sebagai penyebab persoalan yang berkembang di Sumut. Sebenarnya, persoalan ini sangatlah kecil dan bisa dibicarkan dengan duduk bersama. Tapi karean tidak adanya niat itu, makanya persoalan ini dibesar2kan dan dipolitisir agar memanas sehingga bagi yang mendengarkannya merasa ngeri dan akhirnya terpengaruh dengan gejolak itu. Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak dapat menerima kebijakan yang telah dibua demi kebaikan perjalanan program ini. Begitu juga dengan Ibu Satker dan PPK yang turut andil dalam menentukan sebuah kebijakan, tetaplah konsisiten dengan apa yang telah dibuat. Protes itu biasa, tapi kalau kita langsung mencabut kebijakan itu luar biasa. Aritnya, tetaplah kepada kebijakan awal, yakni komposisi yang telah diemailkan kepada para korkot beberapa waktu lalu, yang diterapkan berikut penandatangan kontrak. Bagi PD, TL dan para TA seharusnya mendukung setiap kebijakan yang telah dibuat bersama. Jangan ciptakan bola panas, karena itu dapat berbahaya bagi keberlangsungan KMW itu sendiri. Jawablah dengan senada, bukan berbeda nada. Bapak / Ibu sekalian merupakan percontohan kami yang ada di bawah. Yakin Usaha Sampai

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.