Penyelewengan Dana PNPM

May 15,2012
Apakah pengurus PNPM kelurahan yg ditunjuk boleh mendahulukan kepentingan pribadi untuk menggunakan dana renovasi rumah kemudian juga menentukan sendiri jumlah yg dikucurkan kepada penerima bantuan tanpa merumuskan ataupun merembukkan dengan petugas/ pengurus PNPM yg lainnya, pendek kata seenaknya sendiri saja. Pendek kisah Petugas tsb menggunakan bantuan dana renovasi rumah tersebut untuk membangun rumah baru di areal tanah kosong untuk keluarganya, sementara bagi warga yg telah dijanjikan tidak jadi rumahnya direnovasi dengan alasan Pending sampai tahun depan. Sepengetahuan saya Dana yg digulirkan untuk renovasi tersebut senilai 6, 5 juta rupiah/ rumah yg akan direnovasi. Tetapi si pengurus tsb malah membelikan dana tersebut kebahan material kemudian menyelenggarakan renovasi dengan komando dan perhitungannya sendiri saja. Jika diperhitungkan secara akurat biaya perbaikan tersebut tidak sesuai dengan nominal yg diturunkan PNPM bahkan kurang dari 50%/ renovasi sementara untuk pembangunan rumahnya sendiri memakan biaya lebih belasan juta rupiah. Hal ini terjadi diKelurahan kami Parak Batuang Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Saya dan beberapa masyarakat lainnya dikelurahan kami telah mengadukan hal ini kepada Kepala Lurah, namun sampai saat ini tidak ada jawaban dari Lurah tsb. Kemana kami akan melaporkan penyelewengan ini, apakah kami warga kurang mampu mesti meneri begitu saja ulah dari petugas pnpm tersebut ????????????

Tanggapan 1

Posted by |May 16, 2012|
  1. Yth. Rekan Taufiq Putra, Terima kasih telah menggunakan Media Pengaduan Online ini. Pengaduan Rekan Taufiq akan kami teruskan kepada pihak Konsultan Manajemen Wilayah Propinsi Sumatra Barat untuk ditindak-lanjuti dan dilakukan pengecheckan ke lapangan. Demikian disampaikan, mohon kerjasamanya untuk dapat memberikan informasi lebih lanjut. Terima kasih. Salam, PPM-PNPM Mandiri Perkotaan

Tanggapan 2

Posted by |May 17, 2012|
  1. Terima Kasih atas jawaban dari pengaduan saya diatas. Alhamdulillah atas kerjasama kita disini pihak dari kecamatan telah mengusut perkara ini sampai ke faskel dan bkm. Namun yg menjadi pertanyaan bagi saya dan masyarakat lainnya mengenai pengembalian dana tersebut oleh oknum yg berbuat, sementara dana tersebut telah terpakai dlm bentuk material yg telah dibangun sedangkan sipelaku tidak memiliki dana untuk mengembalikannya. Apakah dengan cara mempereteli bahan material tersebut dari rumah yg telah dibangun atau bagaimana seharusnya mengenai bangunan sengketa tersebut???????

Tanggapan 3

Posted by |May 21, 2012|
  1. Yth. Rekan Taufiq Putra, Terima kasih telah menggunakan Media Pengaduan Online ini kembali. Kami sarankan Pelaku yang telah menggunakan dana BLM tersebut dapat mengembalikan dana sejumlah material/ bahan yang digunakan untuk membangun rumah dengan membuat surat pernyataan sesuai kesanggupannya serta dimusyawarahkan secara adil dan disepakati kembali secara bersama anggota BKM yang lainnya, disaksikan tokoh masyarakat setempat dan aparat pemerintah. Demikian disampaikan, semoga dapat bermanfaat dan sangat membantu. Salam PPM-PNPM Mandiri Perkotaan

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.