CALON ASKOT

Jun 23,2012
Apakah memang di seluruh Indonesia harus selalu begitu?, untuk pemerhati PNPM Apakah Calon Askot yang hanya baru 9 Bulan menjadi Faskel sudah bisa menjadi ASKOT....????, kenapa Faskel yang lamatidak pernah ada di koordinasikan, setelah mencermati apa yang sudah terjadi ternyata ada unsur Tak Kenal Maka Tak Sayang....yang begitulah PNPM mau mengadu kemana lagi kalau bukan disini..., tapi percuma aja mengadu disini paling juga ditanggapi dingin..?, seharusnya dengan Manajemen yang baru para petinggi tingkat KMW lebih Bijaksana ...bukan malah ......???????:x:x:x

Tanggapan 1

Posted by |Jun 27, 2012|
  1. Kepada Yth, Rekan Bambang Hermanto di Tempat Terima kasih telah menggunakan media pengaduan on-line. Mohon maaf atas keterlambatan merespon pengaduan Sdr. Untuk diketahui, kualifikasi Askot secara umum dalam Matrik Standar Akuntabilitas Pelaku (MSAP)adalah sbg berikut; • D3/S1 semua jurusan (disesuaikan spesifikasi askot) • Menguasai bidang pemberdayaan masyarakat • Lulusan universitas dengan pengalaman kerja minimal 3 tahun (pengalaman di atas 5 tahun dinilai sama dengan 3 tahun) • Berkemampuan bahasa Indonesia secara baik, diutamakan memiliki kemampuan bahasa Inggris secara baik dalam tulisan maupun lisan.. • Diutamakan berasal dari fasilitator atau senior fasilitator atau assisten korkot bidang pemberdayaan minimal berpengalaman selama 2 (dua) tahun memfasilitasi pelaksanaan P2KP paradigma baru, dengan kinerja sangat baik sesuai hasil penilaian kinerja KMP dan PMU Dalam pelaksanaannya bisa jadi Satker PBL Provinsi dan OC Provinsi mempertimbangkan hal-hal lain sesuai dengan kondisi yang ada. Salah satu yang biasanya sangat menjadi pertimbangan utama adalah kinerja dan track record dari para kandidat. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. Salam, PPM-PNPM Mandiri Perkotaan

Tanggapan 2

Posted by |Jun 27, 2012|
  1. Terima Kasih atas informasinya....., berarti siapaun bisa menjadi Askot Walaupun hanya beberapa Bulan menjadi Faskel.. dengan melihat Kinerjanya.......siiplah kalau begitu

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.