Pengaduan On-Line

konfirmasi

gugun_sampurno Oct 22,2008
saya menanyakan berapa dana sebenarnya yang di kucurkan untuk pembuatan sumur artetis bukan alamat

Tanggapan 1

Posted by |Oct 23, 2008|
  1. Kepada Yth, Rekan Rahmat Sodiq di Tempat Berikut ini tanggapan dari KMW Provinsi Jawa Tengah mengenai pengaduan yang anda sampaikan pada tanggal 10 Oktober 2008 : --- Berdasarkan Pengaduan diatas, dengan ini kami sampaikan : 1. Pembuatan sumur artesis di RT 2 RW 9 Jatingaleh Candisari Semarang di danai dari Dana BLM (Bantuan Langsung Masyarakat) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat – Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) yang dulu namanya Proyek Penanggulangan Kemiskinan diPerkotaan ( P2KP). Sumur ini juga didanai dari Swadaya Masyarakat. Pendanaan sumur ini melalui 2 kali tahapan (dari BLM Tahap 1 dan BLM Tahap 2) dengan perincian sebagai berikut : - Tahap 1 ( dikerjakan oleh KSM/Panitia Tirta Agung 1 ) a. BLM P2KP = Rp. 30.000.000 b. Swadaya = Rp. 9.000.000 c. Total = Rp. 39.000.000 d. Pelaksanaan = 23 - 12 - 2007 s/d 12 - 01- 2008 - Tahap 2 ( dikerjakan oleh KSM/Panitia Tirta Agung 2 ) a. BLM P2KP = Rp. 17.500.000 b. Swadaya = Rp. 5.233.000 c. Total = Rp. 22.733.000 d. Pelaksanaan = 03 - 09 - 2008 ( sampai sekarang masih dalam proses pelaksanaan pekerjaan ) Pelaksanaan pekerjaan ini dilaksanakan secara bertahap/berkelanjutan oleh KSM/Panitia yaitu melalui pencairan dana BLM tahap 1 dan tahap 2. Dana BLM PNPM-MP untuk Masyarakat Kelurahan Jatingaleh sebesar Rp. 350 juta. Dana BLM ini turun/cair melalui Rekening BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat) dalam 2 tahap (setelah persyaratan terpenuhi). Tahap 1 (40%) sebesar Rp.140 juta, dan tahap 2 (60%) sebesar Rp.210 juta. Masing-masing tahapan sudah ada alokasi kegiatan , baik untuk kegiatan Lingkungan, Sosial, Ekonomi & BOP BKM. Alokasi kegiatan ini tertuang didalam BAPPUK ( Berita Acara Penetapan Prioritas Usulan Kegiatan). Semua kegiatan yang dilaksanakan mengacu pada BAPPUK/BAPPUK Perubahan. Setelah dana BLM turun/cair ke BKM, untuk selanjutnya setelah persayaratan terpenuhi, melalui Sekretariat BKM, dana BLM dicairkan/dikucurkan kepada KSM/Panitia (sesuai alokasi di BAPPUK/BAPPUK Perubahan). Pencairan ke KSM/Panitia juga melalui terminasi/tahapan (sesuai kesiapan KSM/Panitia). Selanjutnya pekerjaan dilaksanakan oleh Panitia/KSM bersama masyarakat setempat. 2. BKM tidak diperkenankan meminta bagi hasil dari kegiatan tersebut diatas. BKM Jati Semi Kelurahan Jatingaleh tidak ada kesepakatan dalam bentuk apapun baik dengan KSM/Panitia maupun masyarakat. Dikarenakan bantuan kegiatan tersebut diperuntukkan, dilaksanakan, dimanfaatkan, dikelola dan dipelihara oleh O&P (KPP) bersama masyarakat. Sesuai dengan mekanisme kegiatan PNPM MP, maka persiapan organisasi pelaksanaan O&P ( Operasionalisasi atau Pemanfaatan dan Pemeliharaan ) prasarana atau KPP (Kelompok Pemelihara dan Pemanfaat ) dilakukan sejak awal pembangunan prasarana, sehingga dengan demikian masyarakat / anggota pengelola O&P dapat terlibat dan memahami berbagai kegiatan perencanaan dan pelaksanaan fisik. Sehingga setelah kegiatan pembangunan selesai, mereka siap melaksanakan kegiatan O&P prasarana yang telah dibangun. O&P merupakan serangkaian kegiatan terencana dan sistematis yang dilakukan secara rutin maupun berkala untuk menjaga agar prasarana tetap dapat berfungsi dan bermanfaat bagi masyarakat. Tujuan dibentuk O& P : 1. Memelihara prasarana secara berkelanjutan 2. Adanya jaminan terhadap kualitas prasarana 3. Adanya keuntungan yang berkelanjutan dari hasil pemanfaatan prasarana 4. Masyarakat mempunyai kemandirian dan kemampuan dalam hal memelihara & mengembangkan prasarana yang ada diwilayahnya. Manajemen Pemanfaat dan Pemelihara terhadap prasarana bisa dilakukan dengan benar sesuai kebutuhan melalui wadah Organisasi O & P yang berfungsi dengan baik. KMW Provinsi Jawa Tengah --- Demikian informasi yang dapat disampaikan. Kepada KMW Provinsi Jawa Tengah, PPM Pusat mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya. Wasalam PPM PNPM Mandiri Perkotaan-P2KP

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.