PNPM mp yang semakin hilang

Wahyudin,ST Jan 27,2013
untuk wilayah kecamatan ngadiluwih kediri semakin lama gema kegiatan pnpm semakin tidak dikenal masyarakat karena faskel faskelnya jarang sekali kelihatan bersosialisasi dengan masyarakatnya. jadi semakin lama proyek bukan semakin matang kelembagaan desa yg dibina pnpm malah semakin lama semakin hilang. sayaang bro dana berjuta juta tidak memberi bekal yg baik bagi masyarakat. juga banyak penyimpangan di UPK yg dibiarin aja . gimana pak korkotnya , apa karena faskelnya banyak yg dibawa korkot jadi dibiarin aja penyimpan dan jaga posko berlanjut , dimana patriotisme dan kerelawananmu bro. jangan hanya makan gaji buta

Tanggapan 1

Posted by |Jan 29, 2013|
  1. Kepada Yth, Rekan Nono Jindul Di Tempat Terima kasih telah menggunakan media pengaduan on-line. Kami telah menyampaikan permasalahan ini kepada OSP 6 – Prov. Jawa Timur untuk meminta klarifikasi terkait pengaduan yang anda sampaikan dan kami akan menayangkan hasil klarifikasi dari OSP 06-Prov. Jawa Timur, bila sudah ada tanggapannya. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. Salam, PPM-PNPM Mandiri Perkotaan

Tanggapan 2

Posted by |Jan 30, 2013|
  1. Kepada Yth, Rekan Nono Jindul di Tempat Terima kasih telah menggunakan media pengaduan on-line. Bersama ini kami copy kan klarifikasi dari Prov. Jawa Timur sehubungan dengan pengaduan Sdr. Kediri , 28 Januari 2013 Nomor : 02/K-05/Jatim/KMW6/PNPM/I/2013 Lampiran : - Perihal : Tanggapan Pengaduan On Line Kepada Yth, PPM OSP 6 Propinsi Jawa Timur Di - Surabaya Dengan Hormat, Menindaklanjuti Pengaduan on line dari Bpk. Nono Jindul terkait : PNPM MP yang semakin hilang, yang dikirim pada tanggal 27 Januari 2013 pkl. 19.04.21 Wib. Maka dengan ini kami akan memberikan tanggapan atas pengaduan tersebut antara lain : 1. Kami sampaikan terimakasih atas informasi yang telah Bpk berikan pada kami, dan akan kami jadikan sebagai bahan koreksi dan instrospeksi pada pelaksanaan kegiatan PNPM MP kedepan agar bisa lebih baik lagi. Terkait personil kami menyadari masih ada beberapa personil fasilitator yang masih perlu ditingkatkan secara terus menerus, baik itu pada peningkatan kapasitas pendamping, intensitas dilapangan, maupun cara berkomunikasi efektif. Di penghujung tahun 2012 atau tepatnya bulan Desember kemarin, kami sudah melakukan Rekomitmen Ulang terhadap Personil Fasilitator yang kami nilai perlu meningkatkan intensitas pendampingan di masyarakat, dan dipanggil ke Kantor Korkot. Dengan harapan bisa terjadi perubahan yang siqnifikan dan bisa lebih optimal menjalankan tugas pendampingan di masyarakat. Mendampingi bukan berarti hadir pada pertemuan pertemuan formal saja, tetapi melainkan juga melakukan kegiatan informal dengan bersilaturahmi ke pada masyarakat kami jadikan penekanan, karena itu merupakan bentuk bersosialisasi nya fasilitator yang efektif. Termasuk di dalamnya juga adalah manajemen pengelolaan Posko Tim Fasilitator, bagaimana bisa menciptakan kegiatan yang berimbang antara aktifitas pendampingan di lapang dan aktifitas ketika berada di posko. 2. Terkait beberapa masalah ekonomi bergulir kami selalu mencoba melakukan penanganan, bahkan pada jalur struktural melalui surat Bupati agar menginstruksikan kepada camat dan PJOK untuk secara bersama-sama melakukan penanganan bersama BKM, UPK dan Tim Fasilitator sesuai strategi dan langkah-langkah yang sudah dirumuskan pernah kami lakukan. Klinik Ketrampilan UPK tiap kecamatan di bulan November dan Desember 2012 di biayai Pemda dilakukan Askot MK guna memastikan UPK bisa memahami pembukuan dengan baik dan menyelesaikan beberapa masalah Pinjaman Bergulir yangdi tangani oleh UPK. Tapi sekali lagi kedepan masukan berharga ini akan kami tidaklanjuti agar bisa lebih baik lagi. 3. Recana besok Selasa 29 Januari 2013 kami akan membahas bersama Tim Fasilitator Kecamatan Ngailuwih dan akan kami jadikan informasi ini sebagai masukan berharga buat meningkatkan kualitas pendampingan di masyarakat sehingga output di masyarakat bisa tercapai dengan baik. Demikian, atas perhatiannya kami sampaikan terimakasih. Konsultan Manajemen Wilayah VI Bambang Sukohadi Wibowo Koordinator Kab Kediri Tembusan : 1. Arsip Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat Salam, PPM-PNPM Mandiri Perkotaan

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.