gaji dan thr

May 27,2013
permisi...sebut saja saya "bunga".. Saya ingin bertanya... 1.kenapa gaji dan tunjangan faskel se-Indonesia sama kecuali aceh dan papua yaitu 2,7 jt,padahal UMR tiap2 provininsi berbeda?? 2.Kenapa tidak ada THR untuk faskel?Padahal buruh pabrik yg berstatus kontrak pun dapat THR.. makasih:)

Tanggapan 1

Posted by |May 28, 2013|
  1. Kepada Yth, Rekan Dada Satu Di Tempat Terima kasih telah menggunakan media pengaduan on-line. Untuk diketahui, 1. Gaji pokok untuk faskel diseluruh Indonesia besarannya sama, yang dibedakan di wilayah khusus (NAD, Maluku Utara, Maluku, Papua dan Papua Barat) adalah tunjangan kemahalan dan komunikasi. 2. Koreksi atas pernyataan saudara, Take Home Pay dari fasilitator di wilayah normal (selain NAD, MALUT, MALUKU, PAPUA dan PAPUA BARAT) adalah sebesar Rp.2,7 jt sementara untuk wilayah NAD, MALUT, MALUKU, PAPUA dan PAPUA BARAT adalah sebesar Rp.3,225 jt. 3. THR sampai dengan saat ini memang tidak disediakan dalam penganggaran program, hal ini disebabkan adanya batasan biaya Technical Assistance terhadap BLM yang disalurkan ke masyarakat. Dengan skim pendampingan seperti saat ini berimplikasi pada jumlah fasilitator yang sangat besar, sehingga pergerakan biaya fasilitator akan sangat berpengaruh pada biaya technical assistance. 4. Dengan batasan seperti pada poin 3 diatas menyebabkan pilihan sulit dalam upaya meningkatkan gaji dan tunjangan fasilitator, yakni meningkatkan gaji-tunjangan dengan konsekuensi mengurangi komposisi/skim pendampingan yang berakibat mengurangi jumlah fasilitator atau tetap dengan komposisi/skim pendampingan saat ini dengan konsekuensi tidak merubah skim gaji-tunjangan yang ada. Sampai dengan saat ini belum ada standar nasional remunerasi untuk tenaga fasilitator, kedepan diharapkan akan ada standar tersebut sehingga kebijakan tentang besaran prosentase biaya technical assistance juga bisa disesuaikan. Demikian informasi yang dapat disampaikan, semoga penjelasan kami dapat membantu saudara untuk mengetahui kondisi ini. Salam, PPM-PNPM Mandiri Perkotaan

Tanggapan 2

Posted by |May 28, 2013|
  1. terima kasih untuk penjelasannya saya kira perlu ada evaluasi mengenai hal ini karena biaya transportasi dan komunikasi tiap daerah dampingan bisa saja berbeda meskipun dalam 1 OSP. dan tidak mnutup kemungkinan biaya transport daerah "biasa" lebih tinggi dri daerah PAPUA dan kawan-kawan. Hal ini tentu akan berdampak pada semangat kerja dan tingkat progres lapangan kawan-kawan, apalagi dengan adanya isu kenaikan harga bbm yang tak lama lagi,yg tentunya akan menyebabkan inflasi dan kenaikan biaya hidup. selama ini kami tidak pernah menerima slip Gaji karena pembayaran langsung melalui rkening,saya ingin bertanya pada admin mengenai rincian peruntukan gaji kami yg sebesar 2,7 jt,,berapa besaran gaji pokok,tunjangan komunikasi dll, terima kasih sebelumnya

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.