ATURAN UNTUK DILANGGAR

Jun 4,2013
Bahasa inilah yang lazim di pakai di SUMUT khususnya KMW1 Sumut Melihat penomena yang terjadi di lingkungan konsultan PNPM-MP sumatera utara, sepertinya personel KMW 1 SUMUT tidak memahami sama sekali administrasi.Pertimbanganya Antara Lain : 1. Melakukan uji kompetensi untuk mengisi askot mandiri yang sedang lowong, didalam persyaratan jelas-jelas bahasanya peserta uji kompetensi adalah askot-askot yang ada di sumatra utara. akan tetapi pada kenyataanya sebagian peserta adalah SF. dengan kondisi ini kami melihat bahwa personel KMW 1 SUMUT tidak ada yang layak sama sekali. 2. dari hasil kompetensi, yang lulus menjadi askot cd mandiri justru peserta dati tingkat SF. ini berarti bahwa askot-askot yang ada di SUMUT tidak berkompeten, dan seharusnya pihak KMW dan PPK Sumut perlu mengambil tindakan tegas dengan melakukan uji kompetensi terhadap askot-askot yang ada. 3. sebagai rasa tanggungjawab KMW, orang yang menandatangani surat persyraratan untuk uji kompetensi tersebut harusnya mengundurkan diri agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di sumut, akan tetapi orang-orang tersebut masih ongkang2 kaki.

Tanggapan 1

Posted by |Jun 11, 2013|
  1. PPM P2KP, 3 Juni 2013, jam 10:43:12 Kepada Yth. Rekan Maraden Marpaung di Tempat Terima kasih telah menggunakan Media Pengaduan Online ini. Pengaduan Rekan Maraden akan kami teruskan kepada KMW Propinsi Sumatra Utara atau saran kami Rekan maraden meminta penjelasan langsung kepada pihak KMW Propinsi Sumatra Utara atas permasalahan tersebut. Bila ada hal yang ingin disampaikan secara detail, kami persilahkan untuk menyampaikan melalui email kami di ppm@pnpm-perkotaan.org/ ppm_kmpidb@yahoo.co.id Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih. Salam, PPM-PNPM Mandiri Perkotaan

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.