praktek perbudakan

Jul 1,2013
Selamat siang , Kami sekedar ingin memberikan informasi bahwa di Bandar lampung ada praktek perbudakan yang di lakukan oleh seorang pegawai negri sipil (PNS) yang bertugas di BPN Lampung selatan sekarang di pindahkan ke BPN kanwil Bandar lampung yang bernama Eko Irianto sebagai Staf Juru Ukur di BPN yang beralamatkan di perum korpri blok b2 no 1,kami sebagai korban menyatakan bahwa upah kami hanya di bayar 150rb/minggu, gajian setiap hari sabtu dan jika hari sabtu kami tidak masuk maka kami tidak menerima upah tersebut jauh dibawah UMSK,Bahkan bila kami menerima vi dari masyarakat sampai di tempat kami bekerja langsung di minta paksa oleh oknum tersebut,padahal dulu sebelum kami masuk perjanjianya adalah kami menerima upah mingguan dan bila kami bekerja di lapangan seperti pekerjaan pengukuran rutin,prona APBN dan pembebasan ada perhitunganya sendiri misalkan prona atau pembebasan kami di bayar 40rb/bidang atau 150rb/ha sedangkan untuk pekerjaan pengukuran rutin 150rb/bidang atau 100rb/ha,tetapi sampai saat ini kami tidak menerima upah dari pekerjaan yang sudah kami kerjakan baik itu pekerjaan pengukuran rutin,prona dan pembebasan kawasan,kami tidak bisa berbuat banyak karena perjanjian kerja kami hanya lisan waktu pertama kami masuk kerja dulu,dan kami sangat berharap teman" dari PNPM bisa membantu kami agar oknum tersebut malu dan membayar hak-hak yang seharusnya kami terima. Sampai saat ini kami kami sama sekali belum menerima upah dari pekerjaan yang sudah kami kerjakan padahal proyek yang kami kerjakan Prona APBD Th 2012 dan pembebasan Kawasan kehutanan yang meliputi,Kawasan Budi Lestari, Kertosari, Margajasa, dan Trimulyo dan Prona meliputi desa bakauheni, desa Sukaraja, dan desa Klawi thn 2012 Sebagai seorang pengusaha seharusnya beliau membayarkan upah kami setelah pekerjaan selesai menurut Undang-undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.tetapi sampai saat ini kami sama sekali belum mendapatkan upah dari pekerjaan yang sudah kami kerjakan,adapun karyawan dari oknum pegawai BPN adalah : 1. Nugroho Dwi harkoko 2. Muhtadi 3. Rizky Sulaiman 4. Reza El Arist 5. Purwono 6. Fredi Demikian pemberitahuan ini kami buat dan memohon bantuan dari PNPM agar dapat membantu memecahkan masalah dari pegawai bapak dan besar harapan dari kami agar upah kami segera di bayarkan oleh pegawai bapak

Tanggapan 1

Posted by |Jul 2, 2013|
  1. Kepada Yth, Rekan Nugroho Dwi Harkoko di Tempat Terima kasih telah menggunakan media pengaduan on-line. Untuk diketahui, media pengaduan ini diperuntukan bagi pengaduan-pengaduan yang berkenaan dengan pelaksanaan PNPM-Mandiri Perkotaan. Sehubungan dengan pengaduan Sdr, mohon maaf diluar kewenangan kami. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Salam, PPM-PNPM Mandiri Perkotaan

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.