Tentang Pemanas Sumut

Sep 11,2013
tanggapan tentang pemandu di SUMUT : 1. mohon kepada tim PPM agar tidak melampaui kewenangannya dalam pengelolaan pengaduan. mengingat yg disampaikan oleh saudara radinson saragih merupakan persoalan pelatihan, maka alangkah baiknya yg memberikan klarifikasi/penjelasan adalah USK Pelatihan KMP atau KMW. atau mungkin dapat menayangkan hasil klarifikasi dari pihak terkait. bukankah TIm PPM hanya fasilitator ? atau saat ini PPM dapat berfungsi ganda sebagai pengelola pengaduan sekaligus pembuat kebijakan ? mengingat situs ini dapat diakses semua pihak, maka akan mungkin terjadi bias referensi. 2. jawaban yg diberikan tim PPM terkesan kental dgn penyederhanaan masalah. hal ini hanya membuat anggapan tim PPM sangat jauh dari pengenalan kondisi lapangan. sehingga tdk sensitif terhadap persoalan "kaum kasar" dilapangan. (atau mungkin terlalu banyak kena ac..) 3. persoalan pelatihan bukan hanya terjadi di sumut, bahkan hampir diseluruh wilyah dampingan PNPM Perkotaan. hal ini jg pernah diakui TA Pelatihan KMP. akan tetapi, sayangnya pengakuan tersebut belum mampu mendorong beliau membuat design perbaikan atas maslah yg ada. 4. "Pemaksaan Struktural" untuk menjadi pemandu (Seperti TA harus Pemandu, Korkot Harus Pemandu), telah secara nyata menghancurkan "ruh pelatihan" dan menghilangkan ruang resonansi penyeimbang antara tuntutan proyek dan tuntutan program. (kalau tdk ingin mengatakannya sebagai akal-akalan pihak tertentu) 5. wacana pembubaran pemanas yg disampaikan saudara radinson sangat layak dikaji. mengingat saat ini ruang untuk pemanas (secara ideal) tidak punya tempat di pelatihan saat ini. sehingga terkesan kehilangan "khittahnya". hal ini jg untuk menghindari dosa program bagi para pemandu pelatihan saat ini akibat tuntutan dan amanah program agar mendorong olah rasa dan olah pikir sebagai prinsip utama menjalankan program. demikian masukannya... TIM PPM maju terussss...

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.