data EMON tugas siapa

Adzim Pro Dec 6,2013
Salam pemberdaya Kami mau mempertanyakan data EMON itu sebenarnya tugas siapa? karena selama ini yang terjadi data EMON dibebankan kepada ASMANDAT oleh oknum TA MONEV.

Tanggapan 1

Posted by |Dec 6, 2013|
  1. Kepada Yth, Rekan Rizal Sunarto Di tempat Terima kasih telah menggunakan pengaduan on-line. Rekan Rizal mohon informasi lengkap yang anda maksudkan itu emon yang mana ? Apakah (1) emon QS pemberkasan BLM dan UKP 4 yg ada dalam sim p2kp atau (2) emon penyerapan BLM yg ada di SIM emon Ditjen Cipta Karya. Kami akan memberikan tanggapan segera, bila jelas emon yang anda maksudkan. Wassalam PPM PNPM Mandiri Perkotaan II

Tanggapan 2

Posted by Adzim Pro |Dec 9, 2013|
  1. Emon yg kami maksud emon penyerapan BLM yg ada di SIM emon Ditjen Cipta Karya. Karena itu diperintahkan langsung oleh TA

Tanggapan 3

Posted by |Dec 16, 2013|
  1. Kepada Yth, Rekan Rizal Sunarto Di tempat Di bawah ini penjelasan dari Tim Advisory, Bp. Hari Prasetyo mengenai pertanyaan anda semoga bermanfaat. --- Berikut penjelasan dari saya : Sebelum menjawab pertanyaan, perlu kita refresh kembali tugas konsultan di level Provinsi dan Kab/Kota. Diantara lingkup penugasan OSP/KMW (termasuk Korkot) adalah (1) membantu satker Kab/Kota dan Provinsi dalam pelaksanaan administrasi dan pemantauan pencairan dana BLM dan (2) melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh satker P2KP. Demikian juga dalam struktur pelaksana PNPM Perkotaan, di tingkat Provinsi terdapat Satker PBL dan Satker PIP di tingkat Kab/Kota. Salah satu tugas Satker diatas adalah menyalurkan dan mengadministrasikan dana BLM PNPM Mandiri Perkotaan. “Mengadministrasikan disini termasuk melakukan pengadminsitrasian secara elektronik (e-monitoring)” Untuk mengendalikan dan memantau progress pencairan dana BLM yang terdapat pada DIPA Satker PBL Provinsi dan Satker PIP Kab/Kota, Direktorat Jenderal CK menggunakan tools yang disebut “Pemantauan Secara Elektronik” atau e-monitoring, dimana setiap SPM yang diterbitkan oleh Satker (PBL maupun PIP) secepatnya dilakukan entry data ke dalam MIS-emonitoring. Oleh karena itu, disetiap satker PBL maupun PIP, dibekali dengan aplikasi MIS e-monitoring beserta passwordnya (password ini tidak diberikan kepada konsultan pelaksana). Dalam keadaan normal (awal sampai pertengahan Tahun Anggaran), entry data SPM ke dalam MIS e-monitoring dilakukan oleh petugas (staf) masing-masing satker. Namun demikian, bila Satker menghendaki dapat meminta bantuan konsultan di tingkat provinsi (OSP) dan/atau tingkat Kab/Kota (Korkot). Namun demikian, dalam keadaan mendesak (akhir Tahun Anggaran) bila proses entry SPM tidak berjalan sebagaimana mestinya (progress entry rendah), maka Satker P2KP pusat dengan kewenanganya dapat menugaskan OSP/KMW (termasuk Korkot) untuk “membantu” Satker di tingkat Provinsi maupun Kab/Kota dalam proses entry data dimaksud (tentu sebelum melaksanakan penugasan ini, Konsultan harus berkonsultasi & berkoordinasi dengan satker provinsi dan Kab/Kota). “Membantu” (bukan mengambil alih), tentu sangat tergantung kepada kesedian yang “akan dibantu”. Bila satker tidak berkeberatan dibantu, maka proses ini dapat berjalan atau sebaliknya. Nah dalam kontek, mengapa TA Monev menugaskan TA SIM atau Asmandat tentu sangat tergantung kepada kebijakan manajerial masing-masing OSP/KMW dan/atau Korkot. Kebijakan manajerial OSP/KMW dan/atau Korkot pasti mempertimbangkan “beban kerja” masing-masing personil saat penugasan terjadi dan, mungkin juga mempertimbangkan faktor “kapasitas dan kapabilitas” personil yang ditugaskan terkait dengan pemahaman tentang aplikasi MIS “e-monitoring”. Oleh karena itu, “dapat di mengerti dan pahami” bila TA SIM dan/atau Asmandat ditugaskan oleh OSP/KMW atau Korkot untuk “membantu” proses entry tersebut, sepanjang telah mempertimbangkan “beban kerja, kapasitas dan kapabilitas” pada saat penugasan dan personil yang ditugaskan. Demikian penjelasan yang bisa diberikan, semoga dapat dipahami dan tetap semangat untuk melakukan yang terbaik bagi masyarakat, juga kepada program PNPM Mandiri Perkotaan Wassalamu'alaikum Wr. Wb ttd Hari Prasetyo Email-1 : prasetyo_ jbr2003@yahoo.com Email-2 : prasetyo.jbr2003@gmail.com --- Kami ucapkan terima kasih kepada Bp. Hari Prasetyo atas fasilitasinya. Wassalam PPM PNPM Mandiri Perkotaan II

Tanggapan 4

Posted by Adzim Pro |Dec 19, 2013|
  1. Admin Yth. Terima kasih atas informasi yang telah diberikan dengan sangat jelas. Seperti yang tertulis pada jawaban yang diberikan Asmandat hanya bertugas “Membantu” (bukan mengambil alih). Tetapi yang terjadi saat ini adalah Asmandat diminta "Mengambil Alih" bukan membantu, dan pihak Satker sangat terbantu karena tugas mereka "Dialihkan" ke konsultan PNPM Perkotaan (ASMANDAT), sedangkan beban kerja yang ada di ASMANDAT tidak sedikit. Saat ini TA MONEV sudah mendukung kami (Alhamdulillah) dengan adanya surat yang kami dapatkan dari KMP Nomor : 105/KMP-ICDD/XI/2010 tertanggal : 18 Nov 2010. Yang jadi permasalahan sekarang dari pihak TL menganggap itu sudah tidak berlaku lagi, dan jika memang ada surat yang terbaru mohon dikirimkan ke setiap Satker, KMW dan diberikan kepada TA SIM serta Asmandat sebagai pegangan agar tidak terjadi informasi sepihak.

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.