korkot dan askot Bangka Beli

Jan 22,2014
Seleksi Korkot dan Askot babel Assalamuallaikum Wr. wb Yth Web P2kp.org Ada beberapa hal penting yang ingin saya sampaikan berkaitan dengan mekanisme pemilihan/seleksi koorkot dan askot babel : 1. Apakah benar untuk menjadi koorkot atau askot itu harus tamatan S1, sedangkan tamatan D3 tidak bisa, hal ini terjadi di pangkal pinang dimana dia ( baca : Askot tamatan D3 ) mempunyai kualitas yang baik, baik di sisi pemberdayaan maupun memimpin timnya , tapi karna terkendala izasah D3 tadi dia ( baca : Askot tamatan D3 ) tidak bisa mengikuti tes Koorkot tersebut ? 2. Dalam pelaksanaan tes koorkot atau askot mohon ditindak lanjuti, siapa yang lulus itu berdasarkan penilaian yang benar – benar di seleksi , bukan hanya penilaian suka atau tidak suka, pembangkang atau bukan pembangkang, bukan karena kedekatan atau tidak dekat, tetapi kualitas dan professional yang dinilai. trima kasih web p2kp Wassalam

Tanggapan 1

Posted by |Jan 22, 2014|
  1. Yth. Rekan Faskel di tempat Alaikum salam Warahmatullahi Wabarokatuh, Terima kasih telah menggunakan Media Pengaduan Online ini. Menanggapi pertanyaan rekan faskel di atas,bahwa : 1. Syarat menjadi Korkot, harus dari Lulusan S1 (Sarjana) 2. Proses seleksi yang dilakukan terhadap personil tentu saja bukan berdasarkan suka atau tidak suka karena hasil seleksi personil tersebut diserahkan kepada Satker PBL secara terbuka. Demikian disampaikan, atas segala perhatian dan masukkannya diucapkan terima kasih. Salam, PPM- PNPM Mandiri Perkotaan I

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.