Satker Pegang Buku Rekening

Feb 12,2014
Slmt Siang admin.. saya butuh penjelasan, terkait dengan salah satu keganjilan yang saya temui di lokasi. untuk alasan melaksanakan fungsi kontrol terhadap LKM. Satker Kota memegang buku rekening semua LKM yang ada di kota Ambon. jika hendak melakukan pencairan, LKM harus ke kantor satker mengambil buku lalu mengembalikannya lagi setelah pencairan. tim korkot ambon sudah berupaya memberikan penjelasan agar buku rekening tidak di tahan oleh satker karena itu bukan wewenang mereka tapi sama saja. Mohon di tindaklanjuti. karena ini sangat meresahkan!

Tanggapan 1

Posted by |Feb 27, 2014|
  1. Kepada Yth, Rekan Marlyn Marchia Di tempat Terima kasih telah menggunakan pengaduan on-line. Bila mengacu pada petunjuk teknis yang ada di PNPM Mandiri Perkotaan tidak menyebutkan bahwa Satker Kota harus memegang buku rekening LKM. Bila alasannya untuk melaksanakan fungsi kontrol terhadap LKM dan sifatnya sementara tidak dalam jangka panjang dan tidak ada keberatan dari LKM-LKM yang ada tentu tidak jadi persoalan. Masalahnya timbul bila LKM-LKM tersebut jaraknya berjauhan (5 Kecamatan dan 50 Kelurahan) dan LKM-LKM tersebut tidak diberikan tanggungjawab untuk mengelola rekeningnya sendiri. Di sisi lain hendaknya LKM-LKM tersebut memberikan informasi yang benar tentang pencairan dan pemanfaatan dana tersebut kepada pihak terkait. Karena kepercayaan masyarakat yang diberikan tidak boleh disalahgunakan dan harus dipertanggungjawabkan. Informasi ini telah disampaikan ke OSP-9 Provinsi Maluku untuk ditindaklanjuti dan hasilnya akan disampaikan kembali melalui media ini. Demikian yang dapat disampaikan. Wassalam PPM PNPM Mandiri Perkotaan II

Tanggapan 2

Posted by |Mar 3, 2014|
  1. Kepada Yth, Rekan Marlyn Marchia Di tempat Berikut ini tanggapan dari HCU PD OSP 9 terkait pengaduan anda: --- Hasil investigasi sementara perihal ditahannya 50 Buku Rekening BKM Korkot Ambon oleh Satker Kota Keterangan Kortkot Ambon Awal mula Satker menahan buku rekening BKM ketika Satker beserta rombongan mengadakan kunjungan lapangan dan didapati pelaksanaan kegiatan fisik lapangan tidak sesuai RAB. Beliau merasa kecolongan dan bertnggung jawab atas kejadian tersebut . Atas dasar itu beliau meminta semua buku rekening BKM untuk dikumpulkan dan di pegang oleh beliau (satker kota). Ketika nanti BKM akan mencairkan dana uuntuk suatu kegiatan barulah buku rekening dapat diambil di kantor satker. Saat ini beliau (satker kota) sedang berada di luar kota dan buku rekening di titipkan di bendahara satker. Apabila sewaktu2 buku rekening di perlukan BKM, dapat berhubungan langsung dengan bendahara satker. Korkot Ambon juga telah menyampaikan akan adanya Audit independen yang memerlukan buku rekeniing BKM. Untuk itu sudah ada kesanggupan dari bendahara satker untuk mengembalikan rekening BKM sementara waktu. Advice HCU sesuai petunjuk PPM pusat Kami telah menyampaikan kepada korkot untuk meminta surat dari pihak satker perihal apa kira2 yang harus dilakukan BKM agar buku tersebut tidak lagi di pegang Satker. Demikian hasil investigasi sementara kami, kelak perkembangan berikut akan kami informasikan. Atas perhatiannya disampaikan terima kasih. Salam HCU OSP 09 Siska --- PPM Pusat mengucapkan terima kasih atas fasilitasi HCU PD OSP-9 atas pengaduan ini. Demikian yang dapat disampaikan Wassalam PPM PNPM Mandiri Perkotaan II

Tanggapan 3

Posted by |Mar 5, 2014|
  1. Terimkasih atas tanggapan dan tindaklanjutnya. Hal ini juga telah di tindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan semua pihak (OSP, Satker, Korkot), demi mendukung kelancaran pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan. Salam Pemberdayaan!

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.