Aek Tampang PSP

Asmanpsp May 2,2014
salam hormat.. saya mau bertanya pak/ibu yang terhormat.. 1. di KSM Padi kelurahan Aek Tampang telah terjdi pemungutan liar sebesar 10% (Rp. 4.600.000) yang melalui BKM RIMNITAHI untuk dibagi kepada TIM 01 dan Tim Korkot 8 Kota Padang sidimpuan.. APAKAH INI BOLEH DI IZINKAN.. Mohon kepada Bapak KMW untuk menyeledikinya. 2. Apakah pemilu BKM bisa lakukan tanpa melalui tingkat basis (Lingkungan).. kohon kepada para petinggi di KMW untuk menyelidikinya... gmn mau jadi pemberdayaan sejati klu para fasilitatornya mentalnya seperti tempe.. hanya tahu uang aj..:mad

Tanggapan 1

Posted by |May 7, 2014|
  1. Yth. Rudi Andika ditempat Terima kasih telah menggunakan Media Pengaduan Online ini. Informasi dan masukkannya akan kami teruskan kepada pihak KMW Provinsi Sumatera Utara untuk segera ditindak-lanjuti. Pemotongan dana BLM tidak diperkenankan sama sekali untuk kepentingan apapun selain dari peruntukkannya, apabila terbukti akan dikenakan sanksi berat terhadap pelakunya. Demikian disampaikan, atas segala perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih. Salam, PPM- PNPM Mandiri Perkotaan I

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.