Proyek Fasum di Desa Betro

Aug 20,2015
Dengan hormat, Di Desa Betro, Kec.Sedati, Kab.Sidoarjo tepatnya di Jl.Cendrawasih RT13/RW 07 ada fasilitas jalan yang dibangun diatas lahan milik pribadi/keluarga, selanjutnya lahan tersebut diubah menjadi jalan umum / jalan penghubung yang didanai dari PNPM mandiri. Tetapi setelah jalan selesai dibangun justru menimbulkan konflik antara warga dengan pemilik lahan, karena pemilik lahan tidak mengijinkan warga sekitar melewati jalan tersebut dengan cara " dipasang portal " sehingga warga sulit untuk melewati jalan tersebut. Sehingga terkesan proyek tersebut hanya untuk kepentingan pribadi pemilik lahan, apalagi pada saat akan dibangun warga tidak pernah dilibatkan dalam musyawarah apapun sesuai juklak dari PNPM Mandiri. Warga sudah menyampaikan keluhannya kepada pihak perangkat Desa Betro, tetapi sampai dengan hari ini pihak Desa tidak pernah menanggapi keluhan warga, dan warga tidak bisa menikmati fasilitas jalan tersebut secara penuh, padahal notabene Program PNPM adalah untuk masyarakat umum bukan untuk fasilitas pribadi. Melalui rubrik ini mohon bantuan pihak terkait, karena warga berniat membongkar paving diatas jalan tersebut. Atas perhatian dan bantuannya disampaikan terima kasih

Tanggapan 1

Posted by |Aug 24, 2015|
  1. Kepada Yth, Budi RT di Tempat Terima kasih telah menggunakan pengaduan online. Informasi anda sudah kami sampaikan kepada pihak terkait, kami akan sampaikan kembali kepada anda bila telah ada tanggapan/jawaban dari pihak tersebut. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih Hormat PPM KMP P2KP Wilayah 2

Tanggapan 2

Posted by |Sep 28, 2015|
  1. Kepada Yth, Budi RT di Tempat Terima kasih telah menggunakan pengaduan on-line. Berikut ini tanggapan dari Korkot Kabupaten Sidoarjo OSP-06 Propinsi Jawa Timur Timur atas informasi yang anda sampaikan: ----------------------------------------------------------------------------------------------------------- Berikut ini Penjelasan dari Korkot Kabupaten Sidoarjo OSP-06 Propinsi Jawa Timur: pada tanggal 26 Agustus 2015 Tim Korkot Kabupaten Sidoarjo melakukan klarifikasi dan monitoring lapang untuk memastikan kondisi yang sebenarnya. Berdasarkan hasil monitoring yang sudah dilakukan tim korkot ditemukan fakta lapang bahwa kegiatan tersebut tidak dimanfaatkan secara pribadi oleh pemilik lahan dan jalan tersebut masih berfungsi seperti sediakala, mengenai portal yang dipasang dilokasi tersebut hanya berupa himbauan agar pengendara turun dari kendaraannya demi kenyamanan warga yang ada disekitar jalan tersebut terutama pada malam hari karena suara kendaraan yang lewat menimbulkan kebisingan dan mengganggu kenyamanan warga. Berikutnya pada tanggal 28 Agustus 2015 tim korkot bersama fasilitator melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat dihadiri juga oleh pemilik lahan yang dipergunakan sebagai jalan tembus, dalam pertemuan tersebut menghasilkan beberapa poin penting : 1. Pembangunan jalan Paving Rt 13 Rw 07 adalah BLM PNPM Tahun Anggaran 2011 2. Pasca pelaksanaan pembangunan tahun 2011 sampai dengan bulan Juli 2015 tidak ada permasalahan antara pemilik lahan dan pemanfaat jalan paving tersebut. 3. Permasalahan dimulai setelah pemilik lahan mulai merasakan adanya kebisingan yang disebabkan suara sepeda motor yang melewati jalan paving tersebut, khususnya pada malam hari disaat pemilik lahan sedang istirahat. 4. Bahwa jalan tersebut diperuntukkan sebagai jalan tembus dan sudetan air 5. Papan pengumuman yang di pasang bersama portal tersebut adalah bersifat himbauan kepada pengendara sepeda motor untuk mematikan mesin pada malam hari bukan portal penutup jalan sebagaimana dalam SMS/Pengaduan online 6. Pemilik lahan menyatakan bahwa jalan boleh dilalui oleh masyarakat dengan sopan agar tidak mengganggu kenyamanan warga sekitar (surat pernyataan) ; terlampir 7. Pemilik lahan menyarankan selanjutnya jalan tersebut dipergunakan untuk pejalan kaki dan sepeda angin saja karena menimbulkan kebisingan yang sangat mengganggu warga, dan pengendara motor diwajibkan turun dan mematikan mesin Beberapa Poin tersebut kemudian menjadi dasar kesepahaman antara pihak pemerintah desa, LKM dan pemilik lahan bersama tim pendamping Korkot Sidoarjo. Berikut lampiran jawaban (klik gambar untuk unduh file) :

    ----------------------------------------------------------------------------------------------------------- Demikian yang dapat disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih. PPM Pusat mengucapkan terima kasih kepada Korkot Kabupaten Sidoarjo dan OSP -06 Propinsi Jawa Timur atas fasilitasinya. PPM P2KKP Wilayah II

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.