Pengaduan On-Line

Payakumbuh Punya Cerita 1

nasution Jan 28,2008
*** PAYAKUMBUH PUNYA CERITA 1 *** Keberadaan sebuah tim dalam pelaksanaan P2KP merupakan hal yang wajar dan keluar masuk faskel baru baik karena dirolling, mutasi, rotasi maupun mengundurkan diri itu biasa. Namun yang luar biasa mungkin yang terjadi di Payakumbuh Sumatera Barat dimana dengan keluarnya anggota tim lama dan masuknya anggota tim baru diharuskan dan wajib mengganti inventaris tim dengan uang pribadi dari gaji I yang akan diterima saat itu untuk dibagi-bagi sebagai hak pribadi anggota tim lama kalau tidak semua inventaris tim akan dijual. Dimana menurut pengakuan anggota tim lama semua inventaris tersebut diperoleh dan dibeli dengan Dana BOP dan Sisa Hasil Usaha melaksanakan pelatihan terhadap masyarakat daerah dampingan ( bukti terlampir ). Faskel anggota tim baru saat itu tidak mau membayar dan menganti uang yang dimaksud karena beranggapan bahwa tim tidak dibubarkan dan masih tetap eksis serta inventaris dibeli bukan dengan dana pribadi masing-masing anggota tim lama ( terlampir BA Kesepakatan anggota tim faskel baru ). Sesuai dengan pelatihan yang diterima sebagai faskel baru bergabung dengan P2KP : Bahwa faskel harus bekerja sesuai dengan nilai-nilai luhur dalam P2KP Bahwa sebelumnya, sebagai faskel baru setuju bergabung dengan P2KP harus menandatangani Surat Pernyataan untuk mengadakan komputer, kendaraan dan tinggal didaerah dampingan. Bahwa sesuai pengarahan wakil dari KMP sebelum mulainya mobilisasi faskel saat itu, dimana sangat ditekankan faskel jangan sekali-kali mencoba-coba menggunakan Dana BOP untuk hal yang tidak dibolehkan dan tidak ada istilah Sisa Hasil Usaha pelatihan. Dll. sesuai SPK yang sudah sama-sama dipahami sebagai faskel P2KP. Sehingga permasalahan ini menjadi polemik pada faskel baru yang akhirnya disampaikan kepada Korkot 3 Payakumbuh ( Drs. Slamet Nurhidayat ) namun penyelesaian akhir tidak disikapi dengan baik, sepertinya korkot tutup mata dan lepas tangan dengan masalah ini seolah-olah membenarkan dan membela tindakan anggota tim lama dengan jawaban ini merupakan hal yang biasa dan telah dilakukan juga sebelum-sebelumnya dan sebaiknya diganti saja. (sebagai catatan korkot adalah mantan SF tim ini) Faskel baru terpaksa harus menerima keputusan tersebut walaupun korkot tidak berpedoman pada nilai-nilai luhur yang ada dalam P2KP. Akhirnya faskel baru harus merelakan faskel lama bagi-bagi uang hasil penjualan inventaris tim sebagai hak mereka katanya ??? Sampai saat ini satu persatu faskel baru yang menentang hal tersebut disingkirkan dan dinilai jelek walaupun bekerja baik dan sesuai dengan SPK P2KP dari SNVT, tapi akan dicari-cari kesalahannya, masalah kecil bisa dibesar-besarkan. Kalau semua pelaku P2KP memahami SPK-nya maka ini dikategorikan Pasal 5 ayat 5 Kata Pepatah : Ibarat sungai kalau mau bersih dihilir harus dibersihkan dulu dihulu, kalau dihulu sudah bersih maka dihilir dengan sendirinya akan ikut bersih.

Tanggapan 1

Posted by trial user |Feb 6, 2008|
  1. Kepada Yth. : Rekan Hevi Lidra di Tempat Terima kasih anda telah menggunakan pengaduan on-line. Mohon maaf atas keterlambatan dalam menanggapi pengaduan anda. Pengaduan anda telah kami teruskan ke KMW-06 Sumatera Barat. Pengaduan ini berkaitan dengan pengaduan Nasib BKM Blantika dan Payakumbuh Punya Cerita 2. Salam, PPM PNPM-P2KP

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.