Fasum di desa betro

Oct 16,2015
melanjutkan keluhan warga di.Jl.Cendrawasih RT13/RW07 Desa Betro Kec.Sedati Kab.Sidoarjo tertanggal 20 Agustus 2015 tentang fasum di RT 13 Betro yang kemudian sudah ditanggapi oleh pihak terkait pada tanggal 28 September 2015, kami atas nama warga menyampaikan terima kasih atas tanggapan dari pihak terkait, yang sudah melakukan cek langsung ke lapangan. Namun yang masih menjadi kendala bagi warga sekitar adalah posisi pemasangan "portal peringatan" tersebut adalah masih lebih banyak menguntungkan bagi pemilik lahan,jika memang tujuannya untuk memberi peringatan kenapa tidak dipasang di ujung jalan masuk ? kenapa harus dipasang di tengah-tengah ? padahal menurut juklak dari PNPM seharusnya fasum tersebut adalah sama sama menguntungkan bagi warga sekitar dan pemilik lahan sendiri. Fakta yang ada dilapangan warga yang melintas harus merunduk dan sangat membahayakan, karena ketinggainnya yang kurang dari ukuran tinggi badan rata rata orang dewasa, apakah hal ini tidak termasuk hal yang menyulitkan warga ? Melalui rubrik ini kami atas nama warga memohon dengan hormat kepada pihak pihak terkait untuk membantu keluhan warga agar pemasangan "portal peringatan " tersebut tidak menimbulkan konflik antar warga, karena sampai dengan hari ini hal tersebut masih menjadikan permasalahan di warga sekitar. Terima kasih atas perhatiannya mohon maaf apabila kurang berkenan.

Tanggapan 1

Posted by |Oct 22, 2015|
  1. Kepada Yth, Rekan Budi Di tempat Terima kasih telah menggunakan pengaduan on-line. Bila masih ada kendala hendaknya rekan Budi dan warga masyarakat setempat difasilitasi oleh Fasilitator Kelurahan (Faskel) dan tokoh masyarakat melakukan musyawarah untuk mencari jalan keluar yang terbaik. Jadi sampaikan permasalahan ini kepada pihak RT, RW, dan pihak terkait untuk dilakukan musyawarah sehingga permasalahan tersebut dapat diselesaikan dan tidak berlarut-larut. Demikian yang dapat disampaikan. PPM P2KKP II

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.