TA MONEV TAK BERFUNGSI

agoez Jan 21,2016
Tadi malam (Kamis, 21/1) saya kaget mendengar kabar bahwa semua BKM/LKM di Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Provinsi Sumut mendapat BLM Komputer Rp 10 juta tanpa adanya dokumen usulan kegiatan. Lebih kaget lagi karena BKM/LKM diminta oleh faskel pendamping untuk menarik dana tersebut dari rekening dan menyerahkan pembeliannya kepada faskel bersangkutan. Saya tak perlu menyebut nama-nama koordinator BKM/LKM yang menyampaikan hal itu. Juga faskel yang meminta agar merekalah yang membeli kompter dimaksud. Yang pasti, para koordinator mengaku sama sekali tak tahu sepesifikasi komputer yang akan dibeli dengan uang sebesar itu. Kabar itu semakin meyakinkan saya bahwa BKM/LKM di Medan belum berdaya, apalagi mandiri atau lebih hebat lagi madani. Fakta tadi malah menunjukkan bahwa BKM/LKM justru dibodoh-bodohi. Kepada para koordinator BKM/LKM di Kecamatan Amplas dan di kecamatan lain, saya sarankan agar tidak menyerahkan pembelian komputer kepada faskel karena hal itu sangat berisiko. Sebab jika di kemudian hari komputer yang dibeli oleh faskel tak sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan maka para koordiantor BKM/LKM lah yang paling bertanggungjawab. Apalagi sampai saat ini spesifikasinya masih simpang siur. Seharusnya KMW I Sumut segera memastikan spesifikasi komputer yang pembeliannya menggunakan BLM Kompter. Saya menilai TA Monev KMW I tak berfungsi sebagaimana mestinya.

Tanggapan 1

Posted by |Jan 22, 2016|
  1. Yth. Jonathan di tempat Terima kasih telah menggunakan Media Pengaduan Online ini. POB pembelian komputer telah didistribusikan ke masing-masing Provinsi. KMW Provinsi seharusnya sudah menyampaikan kepada masing-masing Koordinator Kota untuk menyampaikannya kepada BKM-BKM. BKM-BKM yang belum mengetahui tentang Prosedur Operasional Baku dalam pembelian komputer supaya menghubungi KMW Provinsi Sumatera utara di JL.Jalan Danau Marsabut No.9A Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan. Kami akan konfirmasikan permasalahan ini kepada pihak KMW Provinsi, untuk ditindak-lanjuti. Informasi hasil klarifikasi akan disampaikan melalui media ini kembali. Terima kasih. Salam, PPM- P2KKP I

Tanggapan 2

Posted by |Jan 27, 2016|
  1. Kepada Yth. Rekan Jonathan di tempat Berikut kami sampaikan tanggapan pengaduan dari KMW Provinsi Sumatera Utara terkait pengendalian BLM Komputer, berdasarkan hasil klarifikasi langsung pada tanggal 26 Januari 2016 ke beberapa BKM di Kecamatan Amplas dan kecamatan lainnya bahwa pembelian komputer di Kecamatan amplas belum dilakukan dan baru hari ini Rabu, tanggal 27 Januari 2016 akan melakukan pembelian komputer. Beberapa anggota BKM yang terlibat menjadi panitia tidak pernah diminta oleh fasilitator untuk dibelikan komputer. Bahkan mereka sendiri yang melakukan survey ke tiga toko dan menentukan toko mana yang termurah yang sesuai anggaran dan spesifikasi komputernya sesuai POB. Begitupula dengan pengendalian Monev seperti yang disampaikan dalam surat tanggapan/ klarifikasi KMW No. 697/KMW-SUMUT/SK/I-2016 yang terlampir berikut ini. Demikian tanggapan yang dapat disampaikan. Terima kasih. Salam, PPM- P2KKP Wilayah I

    UNDUH FILE LAMPIRAN KLARIFIKASI :

    1. Surat KMW 1 - Klarifikasi pengaduan online "TA MONEV TAK BERFUNGSI"

    2. Notulensi Rapat konsultasi dan Koordinasi KMW 1 bersama SATKER PKP2B

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.