Proses sosialisasi KOTAKU

Nadhir May 5,2016
Terkait adanya program KOTAKU sebagai kelanjutan dari P2KKP dimana sepanjang pengetahuan kami sampai dengan akhir tahun 2016 difokuskan kepada kegiatan yang bersifat administratif di tingkat basis. Tentunya peran serta BKM/LKM sudah barang tentu dominan disamping didukung oleh komponen masyarakat dan stakeholder sesuai jenjang masing-masing. Berarti masih tersisa 7 bulan. Yang jadi permasalahan selama rentang waktu tersebut LKM/BKM harus tetap berjalan tanpa BLM. Otomatis tanpa BOP. A ppi akah ada kebijakan dari program terkait hal tersebut. Semua proses pasti membutuhkan biaya. Terima kasih.

Tanggapan 1

Posted by |May 10, 2016|
  1. Kepada Yth, Rekan Hendra Di tempat Terima kasih telah menggunakan pengaduan on-line. Sepengetahuan kami BKM/LKM yang ada sampai saat ini adalah BKM/LKM yang sudah melewati phase/tahapan berdaya sehingga diharapkan lembaga tersebut dapat mandiri dalam hal biaya operasionalnya, karena diasumsikan bahwa BKM/LKM tersebut telah melakukan kemitraan dengan pihak lain [Pemda dan swasta (perbankan, perusahaan, dsb)]. Informasi yang kami ketahui bahwa dana untuk kegiatan fisik untuk program KOTAKU baru akan direalisasikan pada tahun 2017, dimana keterlibatan Pemda sangat penting. Oleh karena itu BKM/LKM juga diharapkan dapat mandiri dalam biaya operasional lembaga tersebut dan tidak bergantung pada pihak lain. Demikian yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat. PPM Program KOTAKU Wilayah 2

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.