sertifikat tanah

May 14,2016
Salam, Saya ada sedikit pengaduan mengenai sertifikat tanah yang saya rasa tidak adil. Singkat cerita saya memiliki tanah berukuran 160 m persegi. Kebetulan masih berupa tanah kosong. Tanah tersebut adalah warisan. Saya berniat membuat sertifikat untuk tanah tersebut. Namun alangkah terkejutnya setelah dilakukan pengukuran ukurannya berkurang. Beberapa waktu lalu tetangga saya membangun rumah di sebelah tanah saya dan terbyata menyerobot beberapa meter tanah saya. Saya sempat memprotes hal tersebut namun tetangga saya bersi keras. Dia menunjukan sertifikat tanah yang baru dibuat dengan ukuran yang sesuai. Nah dalam sertifikat tersebut jelas bahwa tanah saya telah diambil beberapa meter. Yang bikin kaget kenap sertifikat tersebut bisa terbit padahal saya sebagai pemilik tanah yang berbatsan langsung tidak pernah dilibatkan dalam pengukuran tanah. Hari berikutnya saya protes kepada kepala desa dan mereka berdalih sudah menghubungi saya via surat tapi tidak ada tanggapan. Nah untuk kasus saya bagaimana sebaiknya. Terima kasih

Tanggapan 1

Posted by |May 16, 2016|
  1. Kepada Yth, Rekan Cintia Dwi Di tempat Terima kasih telah menggunakan pengaduan on-line. Mohon maaf kami tidak dapat memfasilitasi pengaduan anda. Media pengaduan ini hanya untuk kegiatan pelaksanaan KOTAKU. Silahkan sampaikan pengaduan anda pada Kantor BPN Terdekat atau anda dapat berkoordinase Panitera PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) Demikian yang dapat disampaikan. PPM P2KKP Wilayah 2

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PIM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.