Pengaduan On-Line

Masukan dan Saran

rifai.kelautan Feb 14,2009
Kepada Yth, KMP, DirJen PU dan Menko Kesra Selaku Pelaku dan Penanggung jawab Program P2KP di Tempat Assalamu 'alaikum Wr Wb. Salam Sejahtera Untuk semua, semoga kita selalu di beri Pencerahan setiap saat,Amiin. Saya selaku Warga Masyarakat dan juga sebagai anggota BKM yang sedikitnya mengenal dan mengetahui, juga terlibat di dalam Program P2KP Program PNPM - Mandiri Peerkotaan yang akhirnya sering berkomunikasi dengan berbagai komunitas Masyarakat, baik dilingkungan Pedesaan maupun di Perkotaan. Sebenarnya saya sangat mendukung dengan adanya Program P2KP walaupun saya juga sedikit tahu bahwa anggaran Program P2KP ini berasal dari DANA PINJAMAN BANK DUNIA yang pada akhirnya tetap harus di bayar dengan waktu sangat lama, yang mungkin samapai anak cucu kita sebagai penanggung jawabnya. Program ini kalau dilihat dari NIATNYA sangatlah MULIA SEKALI, karena bercita cita ingin mengentaskan Kemiskinan, pada ujungnya bertujuan menjadikan Bangsa INDONESIA menjadi bangsa yang MAJU dan MAKMUR. Kalau saya tidak salah bahwa anggaran Program ini terbagi menjadi tiga Klasifikasi : 1. Untuk Lingkungan 70 % dari Total Anggaran 2. Untuk Sosial 10 % dari Total Anggaran 3. Untuk Ekonomi Bergulir 20 % dari Total Anggaran 4. dan dari masing masing anggaran dipotong 2.5 % untuk biaya BOP BKM. Terkait dari semua itu ada satu hal yang membuat saya ingin memberikan masukan atau saran demi keberlangsungan Program sesuai dengan NIAT yang pada akhirnya akan tercapainya tujuan nanti. Satu hal tersebut adalah kurang tepatnya Pembagian/ klasifikasi anggaran diatas, karena menurut saya seandainya Program mengutamakan dulu lingkungan maka kemiskinan justru akan semakin bertambah bukannya berkurang, kenapa saya bicara seperti itu :? coba Bapak/ Ibu Pikirkan, Warga Masyarakat dianjurkan untuk memberikan SWADAYA SEBESAR - BESARNYA baik berupa Dana, Tenaga dan Waktu untuk PEMBANGUNAN LINGKUNGAN,sedangkan di Desa kebanyakan Warga Miskin yang mengandalkan Biaya Hidupnya dari Pendapatan Harian, kalau seandainya Swadaya tenaga beberapa hari, dari mana keluarganya akan makan :? Oleh karena itu saya sarankan Kepada Bapak/ Ibu / Para Penanggungjawab Program ini, tolong Perbesar anggaran Sosial dan Ekonomi bergulir untuk peningkatan SDM dan Pendapatan Warga Miskin yang akhirnya tanpa anggaran U/ Lingkungan juga mereka akan bisa membangun Daerahnya sendiri . Alasan saya supaya Angaran Sosial dan Ekonomi Bergulir diperbesar : - . Untuk Biaya - biaya Pelatihan yang akhirnya SDM meningkat dan punya KEAHLIAN - . Setelah Warga Masyarakat sudah punya keahlian maka mereka diberi Pinjaman Bergulir dengan Bunga Rendah. Saya Yakin kalau seandainya anggaran tepat sasaran maka NIAT dan TUJUAN Baik akan menjadikan HASIL yang memuaskan. PROGRAM P2KP ini jangan sampai menjadi " PROGRAM BUAH KEDONGDONG " yang artinya LINGKUNGANNYA DIBUAT SEBAGUS MUNGKIN TAPI MASYARAKATNYA LEBIH MISKIN.( Diluar Kelihatan Bagus tapi Di Dalam Kusut ) Terima Kasih atas Perhatiannya Wassalam Ahmad Lukman BKM Mandalakasih Pameungpeuk Garut Jabar

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.