Pengaduan On-Line

Nasib BKM Blantika

nasution Jan 30,2008
NASIB BKM BLANTIKA KELURAHAN BALAI NAN TUO TIAKAR KECAMATAN PAYAKUMBUH TIMUR KOTA PAYAKUMBUH Assalamualaikum.w.w Dulu, sewaktu program P2KP di sosialisasikan kepada masyarakat Balai nan Tuo, warga masyarakat menerimanya dengan penuh pengharapan. Setiap ada musyawarah, baik itu di tingkat kelurahan maupun pertemuan di tingkat RT yang diadakan Faskel, selalu banyak yang hadir. Hal ini juga dibuktikan dengan banyaknya warga masyarakat yang mendaftar untuk jadi relawan, yakni sebanyak 25 orang, yang diketuai oleh sdr Irwan Dt. Malagiri nan Sembai. Tahapan demi tahapan dilalui, dengan dipandu Faskel relawan dibekali dengan nilai-nilai dasar yang sudah mulai pudar ditengah-tengah masyarakat. Peran serta dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan , menjadi misi penting dalam program ini. Relawan yang bekerja membentuk Badan Keswadayaan Masyarakat, juga telah sukses membentuk BKM Blantika, dengan jumlah 13 orang anggota BKM dan yang terpilih sebagai koordinator adalah sdr Wiyono. Pada awal perjalanan BKM Blantika berjalan dengan lancar, prinsip musyawarah diutamakan dalam mengambil keputusan. Hal ini berlangsung sampai pelaksanaan dana tahap I dengan dana 40 juta. Penyimpangan mulai terjadi semenjak pencairan dana tahap II dengan nilai 100 juta. Dimana pengambilan uang yang seharusnya bertiga ( 3 ) sesuai dengan tanda tangan yang ada pada buku tabungan, di ambil sendiri oleh koordinator sdr. Wiyono, sehingga pengambilan dan penggunaan uang tidak diketahui lagi oleh oleh sdr.Irwan Dt. Malagiri nan Sembai dan sdri Milna Menti.. Dengan terlebih dahulu meminta tanda tangan beberapa buah slip pengambilan kepada orang yang dua lagi yakni sdr. Irwan Dt. Malagiri nan Sembai dan sdri Milna Menti. Semenjak pencairan dana tahap II ini, anggota BKM tidak pernah lagi dilibatkan atau diundang dalam setiap kegiatan P2KP.Kegiatan P2KP dijalankan oleh 3 orang saja lagi, yakni koordinator BKM dan 1 orang anggota BKM dan satu lagi UP.bahkan untuk pengajuan proposal tahap III anggota BKM diminta menanda tangani dengan cara menemui kerumah masing-masing anggota BKM. Menurut informasi dari ketua UPE, bahwa ada dana yang diperuntukkan untuk UPE yang dipotong untuk dipindahkan ke UPL dengan nilai lebih dari 10 juta. Untuk kebijakan inipun tidak pernah dimusyawarahkan dengan BKM. Pembangunan lingkungan, seperti WC dan dapur rumah warga miskin, ditangani sendiri oleh UPL sdr Ripli, tanpa melibatkan pihak lain. Layaknya seperti orang menang tender proyek. Bahkan nilai RAB untuk WC dan Dapur tersebut, terkesan ada pengelembungan dana. Contohnya, WC yang bisa selesai dengan dana 1.600.000,- dianggarkan sebanyak 2.100.000,-. Yang menjadi tanda Tanya disini adalah, kenapa Fasilitator kelurahan membiarkan hal ini terjadi, padahal dia tahu setiap dia datang yang hadir hanya tiga ( 3 ) orang saja. Mestinya dia mempertanyakan hal ini, karena BKM anggotanya adalah 13 orang. Memang dulu Koordinator pernah menyampaikan dalam rapat, bahwa dalam membuat Proposal dan LPJ kita dibantu oleh Faskel sdri Widia dengan memberi imbalan sejumlah uang dari dana P2KP. Apakah karena dia menerima uang, sehingga dia tidak perlu membantah setiap ada yang tidak beres..? Hal ini sudah pernah dilaporkan oleh sdr Syaiful Rahman ketua LSM Madani kepada Bpk Slamet di Korkot, tapi jawabannya membenarkan tindakan yang di ambil sdr Widia. Lebih parahnya lagi Lurah dan Ketua LPM yang mewadahi kegiatan ini, sama sekali tidak punya kontrol. Apakah output seperti ini yang diharapkan oleh KORKOT, KMW, sampai Organisasi tingkat pusat, dari seorang tenaga Fasilitator Kelurahan pada Badan Keswadayaan Masyarakat yang telah didirikan, jadilah dia kini BKM yang diperdayai oleh Faskel dan beberapa pribadi tertentu. Nasibmu BKM Blantika. Balai nan Tuo, Desember 2007 Kami anggota BKM dan Relawan yang membuat pengaduan 1. Irwan Dt.Malagiri nan Sembai ( BKM ) ………………………………. 2. R.Dt.Marajo nan Ditopi ( BKM )………………………………………. 3. Ir.Milna Menti ( BKM ) ……………………………………………… 4. Ayanis aziz ( relawan ) ………..………………………………………… 5. M.Yunus ( sekretariat )…………………………………………………. 6. Titin Sumarni ( BKM )…………………………………………………. 7. Drs. Mahyuzar ( BKM )………………………………………………… Diketahui oleh : Ketua Kerapatan Adat Nagari Tiakar I.Dt.Malagiri nan Sembai

Tanggapan 1

Posted by trial user |Feb 4, 2008|
  1. Kepada Yth. : Rekan PPM Masy di Tempat Terima kasih anda telah menggunakan pengaduan on-line. Mohon maaf atas keterlambatan dalam menanggapi pengaduan anda. Pengaduan anda telah kami teruskan ke KMW-06 Sumatera Barat. Salam, PPM PNPM-P2KP

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.