Pengaduan On-Line

p2kp atasi & Ciptakan PHK

m.yahya.zakaria Feb 20,2009
Saya sangat kaget dengan judul berita terbaru, bahwa P2KP sanggup atasi PHK, menjadi setitik embun ditengah panas teriknya matahari, bagi kami hal itu sangat berbanding terbalik, justru kami kena PHk oleh P2KP.memang ada pengurangan/perampingan tim, tetapi yang kami sayangkan adalah mekanisme dan tata caranya yang sama sekali jauh dari nilai-nilai luhur yang dijunjung oleh P2kP. hari sabtu kelabu tanggal 14 Februari 2009 menjadi saksi bisu dan juga puluhan teman-teman faskel yang sangat gundah gulana menunggu eksekusi nasib perpanjang kontrak. suasana yang sangat dramatis dan menegangkan, beberapa bahagia karena masih mendapat kesempatan untuk "dipakai"oleh P2kP, beberapa lagi merah padam, menangis, dan shock. bayangkan sebuah program nasional, dengan entengnya mem_PHK-kan faskelnya yang selama ini bekerja mengabdi siang malam tanpa pemberitahuan jauh-jauh dan mendadak. Bagi kami merupakan pukulan berat, karena kami sudah hampir 2 tahun berbaur dengan masyarakat, menyatu, kami ada ditengah keluh kesah masyarakat, dari Magelang ke kab. Rembang, tentunya penuh dengan semangat dan tekad yang besar, apalagi anak kami 2 kecil-kecil, belum kami harus memikirkan pindahnya sekolah mereka, yang harus berpindah lagi, bahkan anak kami yang tidak tahu apa-apa bertanya, kenapa bunda tidak bekerja lagi ? sulit menjawabnya, namun dengan sisa ketegaran hati, kami ajak anak-anak untuk pulang kembali ke kampung halaman tepat 3 hari setelah pengumuman tidak perpanjang kontrak. Dengan diiringi isak tangis tetangga kami yang sudah seperti saudara, malam itu kami kembali pulang kekampung halaman dengan membawa kisah-kisah sedih dan tidak pantas di perdengarkan. satu hari setelah kami sampai rumah, teman-teman faskel yang masih aktif mengirim sms, mbak apakah korkot, askot sempat mengirim sms sekedar mengucapkan terimakasih, selamat jalan atau apalah,.... Bagi kami, ucapan memang sebagi tanda persahabatan, senmangat baru ditengah keterpurukan, tapi kami menyadari hal itu "TIDAK MUNGKIN DILAKUKAN' dan kami memang menjadi seperti sampah yang terbuang... BKM desa dampingan sangat kecewa, mereka datang bergantian bertanya dan sekaligus memberi banyak bingkisan sebagai kenang-kenangan, teriring doa tulus dari mereka. terimakasih BKM Dorokandang, Gedong Mulyo, babagan, Karasgede, Tireman, Pasar banggi...mudah-mudahan persaudaraan kita abadi. kami tidak ingin menuntuk kepada siapapun, sekedar berbagi kisah kepada calon-calon faskel baru, mungkin suatu saat anda yang mengalami kisah tersebut. mudah-mudahan Tuhan memberikan kesabaran dan jalan kepada Faskel yang terkena PHk, atas penilaian "Suka dan Tidak Suka" dan bukan Kinerja. salam dan cinta kami sekeluarga untuk Kota Lasem. Jayalah P2KP.

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.