Pengaduan On-Line

Fasilitator Selundupan

PHAM Jun 14,2009
Kepada Yth Satker P2KP di jakarta Seorang kenalan saya pernah bercerita bahwa sungguh sulit masuk menjadi fasilitator pnpm mandiri perkotaan. Prosedur tes masuknya sangat panjang, menghabiskan waktu dan tenaga. Kalau masih nganggur sih tidak masalah. Tetapi bagi yang sedang bekerja di suatu tempat, rasanya tidak mungkin meninggalkan tugas untuk ikut tes. Tadinya saya percaya betul dengan cerita kenalan saya itu yang bercerita panjang lebar. Tetapi saya sekarang agak ragu dengan kebenaran cerita itu, karena terbukti di Kota Mataram ada sekitar 5 atau 6 orang Fasilitator yang tidak perlu mengikuti prosedur tes itu. Mereka melalui jalur TOL langsung menjadi Fasilitator, bahkan mulai diangkat lebih dahulu dari kenalan saya yang mengikuti prosedur yang panjang dan melelahkan itu. Mereka yang "diselundupkan" oleh OC itu malah langsung menempati posisi sebagai Senior Fasilitator dan mulai bekerja sejak tanggal 1 mei 2009. Kenapa Seniornya sudah diangkat duluan tapi FASilitator anggotanya belum? Mereka saya lihat hanya nganggur-nganggur aja selama setengah bulan sebelum anggota tim fasilitatornya diangkat, tapi terima gajinya penuh. Waah, apa itu bukan namanya makan gaji buta ya? Herannya bapak Satker di propinsi tidak tahu kalau ada Fasilitator yang diselundupkan itu. Mungkin OC dan Satker ada main ya? Bapak, kalau mau mengharapkan PNPM Mandiri Perkotaan memperjuangkan nilai-nilai yang selalu ditembangkan oleh para Faslitator, mbok ya jangan berbuat yang bertentangan dengan nilai-nilai seperti itu dong. Terima kasih. Umarmaya

Tanggapan 1

Posted by |Jun 29, 2009|
  1. Kepada Yth, Rekan Umar Maya Di tempat Terima kasih telah menggunakan pengaduan on-line. Mohon maaf atas keterlambatan dalam menanggapi pengaduan anda. Perlu diketahui bahwa dalam perekrutan fasilitator ada mekanisme yang di atur oleh Pusat (Direktur PBL). Oleh karena itu bila terjadi hal yang tidak sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan maka menjadi tanggungjawab Team Leader KMW. Walaupun kontrak kerja ditandatangani oleh Satker Provinsi untuk Fasilitator sampai dengan Koordinator Kota (Korkot). Sepengetahuan kami untuk menjadi Senior Faskel adalah orang yang memiliki pengalaman di bidang pemberdayaan (bukan orang baru di pemberdayaan). Harapan kami anda memberikan informasi lengkap terhadap 5 atau 6 orang fasilitator yang tidak mengikuti prosedur tes tersebut sehingga kami dapat memfasilitasi permasalahan tersebut. Demikian informasi yang dapat disampaikan. Wasalam PPM PNPM Mandiri Perkotaan

Tanggapan 2

Posted by PHAM |Jul 11, 2009|
  1. Sudah hampir sebulan saya tunggu action dari yang berwewenang dalam masalah ini tapi kelihatannya tak ada. Lucu juga kalau sudah dikasih clue tapi nyuruh kita nyetor nama. Kalau bapak2 dan ibu2 pengelola PPM ini menangani dengan cara begini saya meragukan niat kalian untuk memperbaiki. Tanya sajasemua senior faskel di kota mataram, ada berapa orang sih? masak nggak tahu?:?

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.