Pengaduan On-Line

P2KP sama dgn JPS dll

irfeneiswerne Jul 31,2009
Di Sumatera Utara Khususnya kota Medan telah beberapa tahun ini P2KP berjalan, pd awalnya Konsultan meyakinkan dan penyuluhan diberi keyakinan bahwa P2KP berbeda dengan JPS dan lain sebagainya. Dengan tebalnya diktat yang saya baca undangan - undangan yang saya hadiri, ternyata itu hanya sekedar buku bacaan dan cerita dongeng belaka. Anda dapat lihat berapa banyak pengaduan tidak di dengarkan, dan tidak satu kasus pun yang masuk ke ranah hukum. Terkadang saya berfikir blog inipun sekedar basa basi saja. Dengan demikian budaya asal bapak senang merupakan moto yang tidak dapat dihilangkan oleh para pengambil kebijakan di Negeri ini. Akhirnya apa yang dilakukan sama dengan orde baru, dimana ada Program Bangdes Banpres Inpres Desa teringgal dan lain sebagainya. Pada masa itu dikatakan itu bagi-bagi duit dari yang diatas untuk sama-sama menikmati hasil korup dari Negara. Dan kenyataan ini bukan hanya bualan semata. Bahwa Petunjuk diktat yang tebal tersebut perlu di evaluasi seberapa jauh keberhasilannya. Demikian tulisan ini kami sampaikan semoga para yang terkait dan terlibat dalam kegiatan P2KP, dapat melaksanakan tugasnya seperti apa yang menjadi dasar dan prinsip P2KP. Dan hendaknya program P2KP jangan hanya tempat mencari kambing hitam semata. Yakinlah suatu saat setiap yang bermain api dia akan kena sendiri, persoalannya kita tidak dapat ketahui secara pasti. Sama hal dengan opini umum bahwa peneysalan bukan datang di awal, tapi di akhir. Kalau datang di awal bukan penyesalan namanya. Begitu juga kalau kita berbuat baik dalam melaksanakan kerja P2KP dan dirasakan oleh masyarakat dengan adil. Bukan membuat kecemburuan sosial baru ditengah-tengah masyarakat. Demikian pengaduan secara umum saya sampaikan semoga menjadi perhatian, dan kami mengharap BPK selalu membuka blog ini, agar melihat pengaduan masyarakat. P2KP berasal dari APBN. matondang.faisal@yahoo.co.id

Tanggapan 1

Posted by |Aug 4, 2009|
  1. Kepada Yth, Rekan M. Faisal Matondang Di tempat Terima kasih telah menggunakan pengaduan on-line. Mohon maaf atas keterlambatan dalam menanggapi pengaduan anda. Ada perbedaan yang pokok antara program PNPM Mandiri Perkotaan (dulu P2KP) dan Jaringan Pengaman Sosial (JPS), antara lain: Terbentuknya Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) oleh masyarakat, Adanya program Perencanaan Jangka Menengah (PJM) yang partisipatif dan Rencana Tahunan (Renta) yang disusun oleh masyarakat setempat serta Penerima manfaat (beneficiari) menerima dana melalui Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KSM). Hal-hal tersebut di atas tidak ada dalam program JPS. Mengenai masalah yang masuk ke ranah hukum, sepenuhnya kewenangan masyarakat untuk memutuskannya. Bila musyawarah mufakat tidak tercapai dan hasil kesepakatan masyarakat menilai masalah tersebut harus menempuh jalur hukum maka masyarakat sendirilah yang memutuskan sedangkan pihak konsultan sebatas memfasilitasi pertemuan tersebut tidak dalam kapasitas memutuskan masalah. Perlu disampaikan media pengaduan on-line ini (situs P2KP/PNPM Mandiri Perkotaan) merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk menyampaikan pengaduan anda terkait dengan PNPM Mandiri Perkotaan (PNPM MP) atau P2KP. Sumber pendanaan PNPM Mandiri Perkotaan berasal dari APBN dan APBD. Anda dapat menyampaikan kepada instansi lain yang terkait dengan program ini bila dalam pelaksanaan terdapat hal-hal yang menghambat kelancaran program. Walaupun begitu kami berterima kasih atas apresiasi anda terhadap program ini. Semoga program ini menjadi lebih baik. Wassalam PPM PNPM Mandiri Perkotaan

Pengaduan Online

    Pengaduan Online dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara Online. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

    PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila :
    1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)
    2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU.
    3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.