Forum

Beranda Forum Kirim Tanggapan

Kementerian Pekerjaan Umum Bangun 300 Jembatan Gantung pada 2018

lala Jan 17,2018

Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) membidik pembangunan 300 unit jembatan gantung di lokasi pedesaaan. Kepala Biro Komunikasi Umum Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja menerangkan, sampai sekarang ini banyak desa yang belum juga tersambung keduanya. Hal itu beresiko pada tersendatnya beragam akses. Termasuk juga akses pendidikan serta info. ”Akses jalan untuk pemasaran hasil pertanian serta barang/jasa yang diperlukan untuk kehidupan mereka keseharian juga terhalang, ” katanya pada Jawa Pos tempo hari di tv online (11/1).

Untuk menyingkirkan kendala itu, Tubuh Litbang Kementerian PUPR meningkatkan tehnologi jembatan gantung yang dinamakan Judesa (Jembatan untuk Desa Asimetris). Judesa adalah satu diantara terobosan untuk tingkatkan konektivitas antar-desa, yang pada gilirannya juga akan mendorong perubahan ekonomi pedesaan.

Dengan Judesa, bisa menghubungkan antar-desa atau lokasi terpencil yang dipisahkan oleh keadaan alam yang seperti sungai, lereng, bukit, maupun jurang. Judesa yaitu jembatan gantung untuk pejalan kaki maupun pesepeda motor di pedesaan dengan cost murah serta proses pembangunannya melibatkan orang-orang setempat.

”Pembangunannya diinginkan bisa menolong menyingkirkan kendala orang-orang pedesaan untuk memperoleh akses pendidikan, info, pemasaran hasil pertanian, serta barang/jasa yang diperlukan untuk kehidupan mereka keseharian, ” kata Endra.

Judesa dapat mengakomodasi bentang 30 sampai 120 mtr. serta mempunyai type asimetris atau memakai satu pilon. Pemakaian satu pilon ditujukan untuk kurangi cost material susunan jembatan serta memberi keringanan dalam pembangunan. Proses konstruksinya memerlukan saat sekitaran 120 hari.

Endra menerangkan, Judesa mempunyai sebagian kelebihan yang membuatnya begitu cocok untuk diaplikasikan di lokasi terpencil. Yakni fleksibel serta ekonomis. Kelebihan itu diantaranya adalah materialnya adalah prefabrikasi hingga bisa disediakan untuk di kirim ke tempat. Lalu system jembatan modular yang memberi keringanan pembangunan dengan swadaya orang-orang. ”Metode konstruksi Judesa satu arah/dari satu bagian sungai hingga pas untuk buka jalur perintis serta mengurai pengangkutan material menyebrangi sungai, ” katanya.

Balitbang Kementerian PUPR lewat Pusat Litbang Kebijakan serta Aplikasi Tehnologi sudah melakukan eksperimen mulai sejak 2015 di Desa Cihawuk serta Desa Cibeureum, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pada 2017 dikerjakan replikasi perdana yang berada di Desa Siru serta Desa Wae Wako, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dua desa itu terlebih dulu dipisahkan oleh Sungai Wae Laci. Saat ini, keduanya sudah tersambung dengan terdapatnya streaming rcti Judesa selama 62 mtr.. Cost yang dibutuhkan untuk membuat Judesa di Kabupaten Manggarai itu yaitu Rp 1, 5 miliar. Dengan jembatan itu, orang-orang cuma butuh meniti perjalanan 5 km.. Terlebih dulu, mereka mesti jalan memutar sampai 15 km..

PERATURAN PENULISAN PESAN

    Forum ini dipergunakan untuk curah pendapat pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan berita atau pesan atau tulisan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah. Tim Website KOTAKU tidak bertanggungjawab atas isi atau kebenaran informasi di forum ini.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.