Forum

Beranda Forum Kirim Tanggapan

Lelang Jabatan Kepala Dinas PU Sepi Peminat, Ini Kendalanya

lala Jan 18,2018

Lelang jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum yang di buka Pemda Kayong Utara sepi peminat, berdasar pada info mulai sejak dibuka pada th. lantas, dengan batas saat yang ditetapkan baru 1 orang yang mendaftar.

Hingga beradasarkan ketentuan Lelang itu tidak bisa dikerjakan karna tidak penuhi prasyarat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kayong Utara, Ir. Brian Sofyan menyebutkan tidak ada Pegawai yang mendaftar Seleksi Terbuka ini dmungkinkan kompetensi yang disyaratkan.

Seperti pengumuman yang disiarkan, mesti Sarjana Teknik Sipil, lalu mesti sempat menjabat jadi Kepala Bagian sepanjang 2 kali.

" Mungkin saja ini yang mungkin buat kewalahan yang menginginkan turut lelang jabatan. Pada satu bagian, memanglah di Kayong Utara ini kekurangan SDM yang sesuai sama itu, " kata Brian Sofyan, Rabu (17/1/2018).

Sesungguhnya, sambung Brian, kwalifikasi sesuai sama itu ada, terlebih yang sempat jadi Stafnya. Cuma peluang ini bergantung dari pribadi semasing yang menjabat ingin ambil peluang ikuti lelang ini atau tidak.

Disamping itu, Kepala Tubuh Kepegawaian Daerah Kayong Utara, Agus Suratman, menerangkan urutan mengapa hingga berlangsung penundaan lelang jabatan.


Dikatakannya, pada bln. Maret 2018 yang akan datang, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kayong Utara, masuk batas umur pensiun.

Sebelumnya jabatan itu kosong, Tubuh Kepegawaian Daerah Kayong Utara berusaha untuk isi kekosongan itu dengan lakukan lelang jabatan, seperti yang diamanatkan Undang-Undang nomor 5 th. 2014, kalau pengangkatan jabatan pimpinan tinggi sama dengan Esselon II, Kepala Dinas, mesti lewat Seleksi Terbuka.

Dilanjutkan Agus, BKD pada akhirnya membuat Panitia Seleksinya (Pansel) serta membuat jadwal, termasuk juga bebrapa bagian hingga penerimaan hasil. Dimulailah bagian pertama dari seleksi itu, yaitu pengumuman pendaftaran Peserta Seleksi Terbuka jabatan Kepala Dinas PU.

" Satu minggu selesai pengumuman, tidak satu pesertapun yang mendaftar. Lalu ditambah sekali lagi masa pendaftarannya sepanjang 3 hari, serta ada satu peserta yang mendaftar, yaitu satu diantara Kepala Bagian Dinas PU di Kapuas Hulu. Sesuai sama ketentuan, seleksi dapat dikerjakan minimum peserta yang turut ambillah sisi sejumlah 3 orang, " jelas Agus Suratman.

Ditambahkannya, BKD berinisiatif perpanjang masa pendaftaran, namun masih tetap saja pesertanya cuma satu orang.

Pada akhirnya sistem Seleksi Terbuka itu tidak dapat dilanjutkan, dikarenakan tidak penuhi jumlah kuota peserta yang ikut serta.

Bahkan juga BKD lakukan koordinasi dengan Kementerian yang mengatur ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk mencari jalan keluar berkaitan minimnya peserta pada Seleksi Terbuka Kadis PU.

Pemkab Kayong Utara lewat BKD, sebut Agus, memcoba memberi saran, bila satu perserta saja yang di Assestment.

Tetapi, pihak Kementerian menyebutkan tetaplah ikuti ketentuan yang ada.

Mereka kata Agus, menyarankan supaya mengikutsertakan peserta yang sempat turut Seleksi Terbuka pada Dinas Perumahan serta Permukiman pada sekian waktu lalu, tetapi tidak lolos.

" Yang dua orang tidak dilantik, dapat jadikan peserta, karna Dinas Perkim serta PU masih tetap ada hubungannya, tetapi begitu disayangkan juga, satu diantara peserta itu juga telah pensiun, " lanjut Agus.

Jadi, sambungnya sampai sekarang ini streaming tvone belum juga memcukupi kuota untuk lakukan Seleksi Terbuka dengan kata lain Lelang Jabatan dari Dinas Pekerjaan Umum.

PERATURAN PENULISAN PESAN

    Forum ini dipergunakan untuk curah pendapat pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan berita atau pesan atau tulisan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah. Tim Website KOTAKU tidak bertanggungjawab atas isi atau kebenaran informasi di forum ini.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.