Forum

Beranda Forum Kirim Tanggapan

Kota Tanpa Kumuh di Sukabumi Ditargetkan Tuntas 2019

lala Jan 18,2018

Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi dengan pemerintah pusat serius menyelesaikan program kota tanpa ada kumum (Kotaku). Targetnya, di Kota Sukabumi lokasi kumuh yang masih tetap ada diinginkan dapat selesai teratasi pada 2019 yang akan datang.

Berdasar pada data Dinas Pekerjaan Umum, Pengaturan Ruangan, Perumahan, Lokasi Permukiman serta Pertanahan Kota Sukabumi mengatakan, lokasi kumuh di Kota Sukabumi sampai akhir 2017 sudah teratasi lebih kurang 35 hektar. Keseluruhan lokasi kumuh di Sukabumi lebih kurang menjangkau 139, 02 hektar.

" Sesuai sama tujuan lokasi kota tanpa ada kumuh di Sukabumi diinginkan selesai 2019, " jelas Koordinator Kota Porgram Kotaku, Riyanto pada wartawan Rabu (17/1). Hal semacam ini diinginkan dapat terwujud dengan dikerjakan beberapa usaha pembangunan yang dikerjakan di lokasi itu.

Program yang dikerjakan kata Riyanto, sesuai dengan persoalan yang menguasai di satu daerah. Umpamanya pembuatan septic tank komunal, fasilitas air bersih, drainase, ataupun perlakuan persampahan. Akhirnya di selama 2017 lantas dilaporkan ada beberapa puluh hektare lokasi kumuh di beberapa kelurahan yang teratasi dengan program Kotaku.

Kesuksesan program ini di dukung penuh Pemkot Sukabumi. Bahkan juga, Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi memonitor segera proses program kota tanpa ada kumuh (Kotaku) di sebagian titik. Cara barusan untuk mendorong penambahan akses warga pada beberapa fasilitas infrastruktur serta service basic orang-orang.

Tempat yang dilihat segera yaitu di Kampung Babakan Bandung RT 07 RW 03, Kelurahan Nanggeleng Kecamatan Citamiang pada Selasa (16/1). Di lokasi itu program Kotaku mengarah pada aktivitas pembangunan jalan lingkungan dengan paving blok, drainase serta septic tank komunal untuk 30 kepala keluarga (KK) yang terdiri 130 jiwa.

" Pada Selasa lantas meninjau program kota tanpa ada kumuh di Kecamatan Citamiang serta sekian hari terlebih dulu di Cibeureum, " tutur Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

Program Kotaku di Sukabumi ini pada umumnya untuk tingkatkan akses warga pada infrastruktur serta service basic di lokasi kumuh perkotaan.

Diluar itu kata Fahmi, untuk mensupport terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, serta berkepanjangan. Ke depan ia mengharapkan lokasi kumuh bisa dirubah serta maju orang-orangnya dengan ekonomi karna ada pemberdayaan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pengaturan Ruangan, Perumahan, Lokasi Permukiman serta Pertanahan Kota Sukabumi, Asep Irawan menyebutkan, program Kotaku ini jadi satu diantara usaha strategis dari Direktorat Pengembangan streaming gtv Lokasi Permukiman Ditjen (Direktorat Jenderal) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR).

Program itu terbagi dalam National Slum Upgrading Program (NSUP) serta Neighborhood Upgrading and Shelter Proyek Phase 2 (NUSP-2).

PERATURAN PENULISAN PESAN

    Forum ini dipergunakan untuk curah pendapat pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan berita atau pesan atau tulisan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya. Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah. Tim Website KOTAKU tidak bertanggungjawab atas isi atau kebenaran informasi di forum ini.

    Jika Anda berkeinginan untuk menuliskan pesan/tulisan yang bersifat "pengaduan KOTAKU" mohon gunakan fasilitas Pengaduan online.